Berita

Waka MPR: Perguruan Tinggi Krusial Tingkatkan Daya Saing SDM Nasional di Kancah Global

Advertisement

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya peran aktif perguruan tinggi dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) nasional agar mampu bersaing di tingkat global. Ia mendorong agar setiap anak bangsa memiliki kompetensi yang memadai untuk berkompetisi di kancah internasional.

Peningkatan Keterampilan SDM

“Daya saing SDM nasional harus konsisten ditingkatkan agar setiap anak bangsa mampu berkompetisi di tingkat global. Peran aktif perguruan tinggi sangat diharapkan dalam mewujudkan peningkatan daya saing nasional,” ujar Lestari Moerdijat, yang akrab disapa Rerie, dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (30/1/2026).

Data dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menunjukkan bahwa sepanjang periode 2022-2024, sebanyak 795.300 pekerja migran Indonesia (PMI) telah ditempatkan di luar negeri. Namun, ironisnya, sebagian besar dari mereka masih bekerja di sektor-sektor yang membutuhkan keterampilan rendah, seperti asisten rumah tangga, caregiver, pekerja kasar, perkebunan, dan operator produksi.

Sementara itu, data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri pada semester I 2025 mencatat bahwa dari total penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 286,69 juta jiwa, lulusan perguruan tinggi (Diploma hingga Sarjana) baru menyentuh angka 11%.

Potensi SDM dan Tantangan Global

Menyikapi data tersebut, Rerie menilai bahwa masih terdapat potensi besar SDM nasional yang dapat mengisi kebutuhan pekerjaan di tingkat global, terutama pada jenis pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tinggi. “Peran aktif perguruan tinggi dalam mempersiapkan SDM yang siap mengisi kebutuhan tenaga kerja dalam skala global sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Advertisement

Anggota Komisi X DPR RI ini berpendapat bahwa pemahaman keilmuan lulusan perguruan tinggi di Indonesia tidak kalah dengan lulusan luar negeri. Namun, tantangan seringkali muncul ketika mereka harus mempraktikkan ilmu tersebut secara nyata di dunia kerja.

Solusi Kolaboratif dan Adaptif

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini mengusulkan agar kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga pelatihan kerja perlu direalisasikan secara sistematis. Selain itu, penerapan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja juga harus menjadi prioritas, dimulai sejak masa pendidikan.

Rerie berharap, melalui langkah-langkah sistematis yang melibatkan berbagai pihak terkait secara konsisten, upaya peningkatan daya saing SDM nasional dapat terwujud secara merata di seluruh penjuru tanah air.

Advertisement