Petugas dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Jawa Barat melakukan pencopotan foto wajah mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), dari underpass Dewi Sartika, Kota Depok. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Depok, Supian Suri, menyatakan bahwa aset tersebut merupakan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Respons Wali Kota Depok
“Itu asetnya pemerintah provinsi, jadi yang hapus yang ini juga pemerintah provinsi bukan saya,” ujar Supian kepada wartawan pada Senin (9/2/2026). Supian mengaku tidak memiliki informasi detail mengenai rencana penggantian ikon setelah wajah RK dicopot. Ia menyerahkan sepenuhnya urusan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Ya itu terserah juga pihak PUPR-nya, provinsi ya,” tutupnya.
Perubahan Ikon Underpass
Sebelumnya, petugas BMPR Jawa Barat juga berencana mengubah tulisan ‘Jabar Juara’ menjadi ‘Jabar Istimewa’ di lokasi yang sama. Pantauan di lokasi pada Sabtu (7/2/2026), pukul 16.00 WIB, petugas terlihat menurunkan gambar wajah RK yang bergaya Wedha’s Pop Art Portrait (WPAP) menggunakan gergaji dan las.
Sementara itu, tulisan ‘Jabar’ dan wajah pahlawan Dewi Sartika masih terpampang di lokasi. Tulisan ‘Juara’ sendiri telah dilepas oleh petugas.
Mandor di lokasi, Sanusi, menjelaskan bahwa foto RK akan diganti dengan foto pahlawan asal Depok. Namun, ia belum dapat memastikan siapa pahlawan yang akan menggantikannya. “Kalau foto RK nanti diganti dengan foto pahlawan Kota Depok. Ya, kalau ‘Juara’ diganti ‘Istimewa’,” ujarnya.
Permintaan Warga
Sanusi menambahkan bahwa pencopotan tersebut dilakukan atas permintaan warga Depok. “Kan ada permintaan dari warga Depok, lalu ditindaklanjuti dan direspons keinginan warga Depok supaya diganti pahlawan. Hari ini langsung ditanggapi oleh Pemprov Jabar,” katanya.
Sebelumnya, ikon di underpass Dewi Sartika dilengkapi wajah RK dan tulisan ‘Jabar Juara’ di bagian tengah, sementara wajah pahlawan Dewi Sartika tetap terpasang.
Diketahui, Ridwan Kamil bersama mantan Wali Kota Depok, M. Idris, meresmikan underpass Dewi Sartika, Kota Depok, Jawa Barat, pada 17 Januari 2023.






