Berita7 — Jakarta – Seorang pengemudi ojek menjadi korban penembakan oleh terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Korban berusaha menghadang kedua pelaku yang berboncengan sepeda motor.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Palmeriam, Matraman, saat situasi lalu lintas sedang ramai. Saksi mata, Evi (57), menuturkan korban sedang menunggu penumpang ketika melihat kedua pelaku beraksi. Korban kemudian mencoba menghalangi laju motor pelaku.
“Jadi, (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, ‘dor’ tembakan tuh. Saya langsung bilang, Lah, ditembak, ditembak,” kata Evi seperti dikutip dari Antara, Senin (20/7/2026).
Evi mengaku mendengar teriakan “maling” dari arah Pasar Palmeriam sebelum insiden penembakan. Ia juga melihat lebih dari sepuluh warga mencoba mengejar kedua terduga pelaku.
Akibat tembakan di bagian paha, korban sempat terbaring di lokasi kejadian dengan luka yang mengeluarkan banyak darah. “Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, ‘berdarah itu, darah, darah, darah’ saya gitu, langsung, jatuh itu orang (tidak mati), langsung dibawa puskesmas dulu tapi tidak diterima, dibawa ke rumah sakit,” terang Evi.
Menurut Evi, pelaku melepaskan tembakan ke arah korban saat mengendarai sepeda motor, kemudian melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya. Wajah kedua pelaku tidak terlihat jelas karena tertutup masker. “Pakai masker dua pelaku itu. Orang-orang juga lihat, cuma tidak berani karena dengar tembakan. Saya saja langsung lari, takut,” ucap Evi.
Pemilik motor yang menjadi sasaran pencurian, Ilham (28), menceritakan bahwa peristiwa ini bermula ketika warga mengejar dua terduga pelaku yang kabur setelah mencoba mencuri motor RX-King di sebuah indekos tidak jauh dari lokasi penembakan. Pencurian itu diketahui oleh Ilham.
Ilham mengaku sedang memasak ketika mendengar suara mencurigakan dari luar kamar. Ia mengira itu adalah kurir paket. “Selang sekitar lima menit apa sepuluh menit, saya pantau itu, langsung saya gedor pintu. Makanya, bunyi kayak suara tembakan itu (di CCTV),” kata Ilham.
Kedua pelaku gagal membawa kabur motor tersebut dan segera melarikan diri. Ilham sempat mengejar sambil berteriak meminta pertolongan warga. “Kalau ditodongnya, saya baru sampai sini, sih, depan pagar. Habis itu, saya langsung ngumpet di pilar sini. Terus, saya spontan teriak di depan gerbang,” ujar Ilham.
Teriakan Ilham menarik perhatian warga yang kemudian berupaya mengejar pelaku. “Kalau ciri-ciri mukanya (pelaku), saya kurang paham, karena semuanya tertutup, pakai masker, helm, jaket, sama bawa tas, jadi tidak kelihatan sama sekali,” ungkap Ilham.
Sejumlah anggota kepolisian telah mendatangi indekos tersebut untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Ikuti Berita7
