TNI Angkatan Darat (TNI AD) menggelar rapat pimpinan (rapim) pada hari ini, Kamis (12/2/2026), untuk membahas tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa rapim ini merupakan bagian dari upaya menurunkan kebijakan dari tingkat tertinggi hingga ke tingkat operasional di Mabes AD.
Penjabaran Kebijakan Presiden dan Panglima TNI
Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa rapim ini penting untuk memastikan kebijakan yang telah ditetapkan oleh Presiden, Menteri Pertahanan, Panglima TNI, hingga Mabes AD dapat dijalankan dengan baik. “Hari ini kita melaksanakan rapim, setelah ya memang beberapa kali saya sampaikan biasanya di tingkatan TNI-Polri yang diberikan juga diisi oleh Presiden, biasanya selalu diisi oleh Presiden. Dilanjutkan dengan di Mabes TNI, dan sekarang kami di tingkat Mabes AD. Jadi bagaimana kita menurunkan kebijakan-kebijakan dari mulai Presiden, Menhan, Panglima TNI dan juga kami di Mabes AD,” ujar Maruli kepada wartawan di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2026).
Dukungan Program Prioritas Presiden dan Evaluasi Agenda
TNI AD berkomitmen mendukung program-program yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto. Maruli Simanjuntak menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap agenda yang sedang berjalan, termasuk pembuatan jembatan dan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). “Kami meyakini masih banyak juga hal-hal yang akan menjadi program yang harus kita kerjakan bersama dengan didukung oleh Angkatan Darat khususnya. Jadi program-program yang berjalan seperti misalnya KDKMP Koperasi, bagaimana nanti pembuatan jembatan, bagaimana nanti KKRI, bagaimana nanti MBG, itu semua akan terus kita tingkatkan dan kita evaluasi supaya lebih baik,” katanya.
Alokasi Anggaran untuk Kesejahteraan Prajurit dan Perbaikan Infrastruktur
Dalam kesempatan tersebut, Maruli Simanjuntak juga mengungkap petunjuk Presiden Prabowo terkait pemanfaatan anggaran TNI AD. Anggaran tersebut diarahkan untuk perbaikan rumah dinas, kantor Koramil, serta peningkatan kesejahteraan prajurit. “Setiap prajurit, kalau yang sudah dilakukan oleh Presiden sudah ada petunjuk pada saya bagaimana supaya anggaran-anggaran kita tepat sehingga kita alokasikan banyak untuk perbaikan rumah, perbaikan kantor Koramil, bagaimana juga pemberian penghargaan pada anggota. Itu yang beliau garis bawahi,” ujarnya.
Maruli menambahkan bahwa TNI AD akan terus mengapresiasi kinerja prajurit yang berprestasi, baik di medan operasi, kegiatan teritorial, maupun saat penanganan bencana alam. Pemberian penghargaan dan peningkatan kesejahteraan prajurit menjadi prioritas utama. “Kalau memang berprestasi baik di medan operasi maupun kegiatan-kegiatan teritorial, bencana alam, itu diberikan penghargaan gitu. Jadi banyak, banyak juga yang kita penyampaian beliau untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit, gitu,” ungkapnya.






