Berita

Tanah Bergerak dan Hujan Deras Picu Longsor di Bogor, Dinding Rumah Warga Ambruk

Advertisement

Fenomena tanah bergerak yang disertai hujan deras memicu bencana tanah longsor di wilayah Bogor Selatan, Kota Bogor. Akibatnya, satu unit rumah mengalami kerusakan parah pada bagian dinding yang ambruk.

Longsor di Bogor Selatan

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko, menjelaskan bahwa pergerakan tanah tersebut berdampak pada ambruknya tembok dapur dan kamar mandi di rumah milik Ibu Nurhayati. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat (20/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB tersebut.

“Pergerakan tanah mengakibatkan longsor dan berdampak menyebabkan tembok rumah ambruk, pada bagian dapur dan kamar mandi di rumah milik Ibu Nurhayati. Korban jiwa maupun luka, nihil,” ujar Dimas dalam keterangannya.

Dimas menduga, hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut serta kondisi tanah yang labil menjadi faktor utama penyebab ambruknya dinding rumah.

“Akibat hujan deras yang melanda daerah tersebut dan juga kondisi tanah yang labil,” jelas Dimas.

Advertisement

Longsor Susulan di Tanahsareal dan Bogor Barat

Tak hanya di Bogor Selatan, longsor juga terjadi di dua lokasi lain akibat faktor serupa. Di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanahsareal, Tembok Penahan Tanah (TPT) longsor dan berdampak pada kemiringan tembok dapur dan kamar mandi rumah milik Ibu Wiwi. Longsor ini juga mengancam satu rumah lain di bawahnya, milik Ibu Dian.

Sementara itu, di kawasan Menteng, Bogor Barat, tebing setinggi 1,5 meter longsor dengan lebar 5 meter. Longsor tersebut menimpa jalan setapak dan hampir mengenai tembok samping rumah milik Bapak Suryadi, rumah Ibu Saodah, dan rumah Bapak Sutendi.

“Akibat hujan deras yang melanda daerah tersebut dan juga kondisi tanah yang labil, mengakibatkan tanah longsor setinggi 1,5 meter dan lebar 5 meter,” terang Dimas.

“Tanah longsor berdampak menimpa jalan setapak dan hampir mengenai tembok samping rumah milik Bapak Suryadi, rumah Ibu Saodah dan rumah Bapak Sutendi,” imbuhnya.

Advertisement