Jakarta – Suasana kepadatan penumpang terpantau di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada hari pertama bulan puasa Ramadan, Jumat (20/2/2026). Mayoritas penumpang yang merupakan pekerja terlihat bergegas memadati area stasiun demi tiba di rumah sebelum waktu berbuka puasa.
Pantauan di lokasi pada pukul 17.00 WIB menunjukkan para penumpang KRL bergegas berpindah peron. Baik melalui tangga manual maupun eskalator, area tersebut tampak sesak oleh penumpang yang ingin segera pulang.
Peron Paling Padat
Titik kepadatan tertinggi terjadi di peron 10 dan 11 yang melayani rute arah Bogor, serta peron 3 dan 4 untuk rute arah Bekasi/Cikarang. Area tunggu kereta di kedua peron tersebut dipenuhi oleh penumpang.
Petugas keamanan tampak berjaga di sejumlah titik untuk memastikan ketertiban penumpang selama berada di stasiun.
Penyesuaian Jam Kerja
Salah seorang penumpang, Syamsul (58), yang bekerja di Jakarta Selatan dan hendak pulang ke Cikarang, mengaku jam pulang kerjanya dimajukan selama Ramadan.
“Biasanya pulang jam 5, kalau di bulan puasa jam 4,” ujar Syamsul di lokasi.
Namun, ia menilai kepadatan di stasiun tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
“Sama-sama aja, kayaknya nggak jauh beda,” tuturnya.
Faktor Tambahan Kepadatan
Berbeda dengan Syamsul, penumpang lainnya, Maulita (18), menilai kondisi stasiun hari itu sedikit lebih padat dari biasanya.
Menurutnya, hal ini disebabkan oleh banyaknya penumpang yang sedang libur dan berencana untuk berbuka puasa bersama orang terdekat.
“Sebenarnya hari-hari biasa juga KRL tuh pasti ramai. Dan tambah hari pertama puasa mungkin masih banyak yang libur juga ya, masih banyak yang nyari destinasi-destinasi makanan lain-lain, kayaknya makin ramai lagi jadinya,” jelas Maulita.
Ia menambahkan, para penumpang juga terlihat terburu-buru, baik untuk acara buka bersama teman maupun keluarga.
“Mereka juga mungkin buru-buru entah mau bukber bersama teman-temannya juga atau sama keluarganya, jadi makin ramai juga keretanya,” imbuhnya.





