Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 di Indonesia diramaikan dengan berbagai atraksi budaya, salah satunya pertunjukan barongsai yang memukau. Kemeriahan ini terasa di berbagai penjuru negeri, mulai dari tempat ibadah hingga destinasi wisata dan fasilitas publik.
Imlek di Palembang: Doa dan Tarian Barongsai di Kelenteng Dewi Kwan Im
Di Palembang, Sumatera Selatan, umat Tionghoa dan warga sekitar memadati Kelenteng Dewi Kwan Im pada Selasa (17/2/2026). Sejak pagi, rangkaian ibadah dan atraksi barongsai menjadi pusat perhatian. Suasana khidmat saat menyalakan hio berganti menjadi gegap gempita ketika dentuman tambur, gong, dan simbal mengiringi gerakan lincah para pemain barongsai. Kemeriahan semakin terasa saat para penari menampilkan gerakan akrobatik dan mengambil angpao yang digantung tinggi, simbol keberuntungan di tahun baru.
Lina (34), salah satu warga, mengaku bersyukur dapat merayakan Imlek bersama keluarga. “Setiap tahun kami selalu datang untuk berdoa agar diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki. Tahun ini terasa sangat meriah, apalagi pertunjukan barongsainya sangat menghibur dan membawa suasana penuh semangat,” ujarnya. Ia menambahkan, pertunjukan barongsai menjadi daya tarik yang mempererat kebersamaan. “Bukan hanya umat Tionghoa yang datang, tapi juga masyarakat umum. Ini jadi momen kebersamaan yang indah,” katanya.
Selain barongsai, tradisi melepas burung pipit juga mewarnai perayaan di kelenteng tersebut. Tradisi ini dipercaya sebagai simbol membuang sial dan membuka lembaran baru. Michael (41), yang rutin mengikuti tradisi ini, menyatakan, “Kami percaya ini sebagai simbol membuang hal-hal buruk di tahun lalu. Saat burung dilepas dan terbang bebas, itu seperti harapan dan doa kami ikut terbang, semoga tahun ini lebih baik dan penuh berkah.” Ia menambahkan, tradisi ini juga menjadi momen refleksi diri untuk melepas beban pikiran dan memulai tahun dengan hati yang bersih.
Barongsai dan Liong Hibur Pengunjung Candi Borobudur
Di Magelang, Jawa Tengah, atraksi barongsai dan liong samsi menghibur pengunjung Candi Borobudur pada Selasa (17/2/2026). Penampilan yang berlangsung di Marga Utama Candi Borobudur ini menambah semarak perayaan Imlek bagi para wisatawan.
Koningatun Mukaromah (33), pengunjung asal Cilacap, mengaku sangat terhibur. “Karena bertepatan dengan Hari Raya Imlek, menghibur para pengunjung khususnya bagi saya dan anak saya. Sangat senang menonton hiburan barongsai ini,” katanya. Ia menambahkan, momen ini pas bertepatan dengan libur sekolah dan awal Ramadan.
Pengunjung lain dari Jakarta, Nyayu Nur Khalida Ridhawana (22), yang sudah tiga kali berkunjung ke Candi Borobudur, antusias dengan adanya penampilan barongsai dan wishing wall. “Alasan ikut nulis di-wishing wall ini biar terkabul harapannya. Doanya tadi nulis, ‘selalu happy, sehat, banyak duit, kenyang, sukses dan semangat’,” kata Nyayu.
Bandara Adi Soemarmo Meriah dengan Tarian Barongsai dan Liong
Suasana Imlek juga terasa di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah. Pertunjukan barongsai dan liong dihadirkan di terminal untuk memberikan hiburan bagi pengguna jasa penerbangan dalam memeriahkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau 2026 Masehi.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Adi Soemarmo, Hery Purwanto, menyatakan, “Kami mengusung tarian Barongsai dan Liong untuk memberikan hiburan dan pengalaman tersendiri bagi para penumpang yang akan melakukan perjalanan udara melalui Adi Soemarmo dan juga untuk melestarikan tradisi yang ada.”
Selain pertunjukan yang dimainkan oleh Lion Dance Sparta Polresta Surakarta dan Lion Dance Tripusaka Surakarta, penumpang yang menanti penerbangan juga menerima suvenir berupa kue keranjang dan coklat. Penampilan barongsai dan liong dimulai dengan parade dari lobi kedatangan dan keberangkatan, dilanjutkan di ruang tunggu keberangkatan domestik. Pengunjung tampak antusias mengambil dokumentasi bersama penari dan memberikan angpau.
Bella, salah satu calon penumpang tujuan Solo-Jakarta, mengungkapkan kegembiraannya. “Seru banget, dan semoga acara seperti ini sering ditampilkan karena sangat memberikan hiburan dan pengalaman tersendiri,” katanya.





