Sepakbola

Sadio Mane Ungkap Momen Krusial: ‘Lebih Baik Kalah daripada Walk Out’ di Final Piala Afrika

Advertisement

Senegal berhasil menjuarai Piala Afrika 2026 setelah mengalahkan Maroko dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Pape Guaye di babak perpanjangan waktu menjadi penentu kemenangan The Lions of Teranga. Namun, di balik euforia kemenangan itu, tersimpan drama menegangkan yang nyaris membuat Senegal melakukan walk out.

Momen Krusial di Final

Pertandingan final yang digelar pada Selasa, 20 Januari 2026, diwarnai berbagai insiden. Setelah gol Senegal dianulir dan Maroko dihadiahi penalti di menit akhir babak kedua, para pemain Senegal merasa dicurangi. Penalti diberikan setelah Brahim Diaz dijatuhkan oleh El Hadji Malick Diouf.

Protes keras dilayangkan pemain Senegal, bahkan sang pelatih sempat meminta timnya untuk meninggalkan lapangan. Suasana memanas, para pemain dan staf tim bergegas menuju ruang ganti.

Peran Sadio Mane

Di tengah kekacauan tersebut, Sadio Mane tampil sebagai ‘pahlawan’. Pemain senior Al Nassr ini memilih bertahan di lapangan dan berusaha membujuk rekan-rekannya untuk kembali bertanding. Ia berargumen bahwa walk out akan menjadi pukulan telak bagi sepak bola Afrika.

“Jika kami sungguh cabut, maka itu akan jadi hal terburuk dalam sepakbola Afrika. Saya lebih memilih kalah daripada hal itu terjadi,” tegas Mane, seperti dikutip dari BBC. Ia menambahkan, “Kami semua harus menerima keputusan wasit. Kami harus terus bermain dan selanjutnya apa yang terjadi terjadilah.”

Advertisement

Setelah negosiasi yang berlangsung sekitar 15 menit, skuad Senegal akhirnya bersedia kembali ke lapangan. Edouard Mendy berhasil menepis tendangan penalti Brahim Diaz, membuka jalan bagi Pape Guaye untuk mencetak gol kemenangan.

Harapan untuk Sepak Bola Afrika

Kemenangan ini menjadi gelar Piala Afrika kedua bagi Sadio Mane. Ia berharap kompetisi paling bergengsi di benua Afrika ini dapat terus menjadi simbol kebahagiaan bagi masyarakatnya.

“Sepakbola adalah sesuatu yang menyenangkan, dunia pun menonton kompetisi ini. Jadi, kami harus memberikan citra yang baik bagi sepakbola Afrika,” tutup Mane.

Advertisement