NGWI, JAWA TIMUR – Puluhan santri Pondok Pesantren Al Hijrah di Desa Karangasri, Ngawi, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG). Para korban kini tengah menjalani perawatan di sejumlah puskesmas dan rumah sakit setempat.
Kejadian ini berawal pada Jumat (13/2) pukul 13.00 WIB, ketika para santri mengonsumsi MBG yang disediakan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Namun, pada Sabtu (14/2) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, sejumlah santri mulai merasakan gejala seperti diare, mual, dan pusing.
Akibatnya, puluhan santri, baik laki-laki maupun perempuan, segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Mereka dirawat di Puskesmas Padas, Puskesmas Kasreman, Puskesmas Ngawi Purba, serta Rumah Sakit Umum Geneng. Sebagian korban telah diizinkan pulang, namun banyak yang masih memerlukan perawatan inap.
Konfirmasi Pihak Kepolisian
Kapolsek Padas, AKP Sugeng Wahyudi, membenarkan adanya dugaan keracunan massal yang menimpa para santri tersebut. Ia menjelaskan bahwa para korban dirawat di beberapa fasilitas kesehatan yang berbeda.
“Benar, diduga keracunan kami rawat di Puskesmas Padas Ngawi. Tapi wilayah lokasi di kecamatan kota,” ujar Sugeng Wahyudi saat dikonfirmasi pada Sabtu (14/2).






