Berita

Pria Bermasker Curi Uang Modal Nenek Atnah, Penjual Nasi Uduk di Bekasi: “Tidak Bisa Jualan Lagi”

Advertisement

BEKASI – Aksi keji seorang pria terekam kamera dan viral di media sosial. Pria tersebut diduga telah mencuri uang modal dan keuntungan milik Nenek Atnah (65), seorang penjual nasi uduk dan lontong sayur di kawasan Pondok Melati, Kota Bekasi. Peristiwa ini membuat Nenek Atnah tidak bisa melanjutkan usahanya.

Kronologi Pencurian

Pencurian terjadi pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 07.30 WIB di Jalan Bulak Tinggi. Nenek Atnah, yang berjualan seorang diri, memasak dagangannya sejak dini hari di rumahnya yang berjarak sekitar 350 meter dari lokasi berjualan.

Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terlihat mengalihkan perhatian Nenek Atnah dengan memesan empat bungkus nasi uduk. Saat nenek tersebut sedang membungkus pesanan, pelaku dengan sigap mengambil uang yang disimpan di dalam kaleng biskuit. Diduga pelaku sudah mengetahui tempat Nenek Atnah menyimpan uang hasil penjualannya.

Pelaku yang mengenakan masker kemudian memindahkan kaleng biskuit, mengambil uang di dalamnya, dan segera melarikan diri menggunakan sepeda motor. Aksi ini terjadi tanpa disadari oleh Nenek Atnah yang saat itu masih fokus menyiapkan pesanan.

Dampak Pencurian: Tak Bisa Berjualan

Hilangnya uang modal dan keuntungan membuat Nenek Atnah terpaksa menghentikan usahanya. “Yang hilang duit modal sama keuntungan, sekarang tidak jualan lagi karena tidak ada modal,” ujar Nenek Atnah kepada wartawan pada Jumat (20/2/2026).

Uang sebesar Rp 700 ribu yang dikumpulkannya secara perlahan telah raib. Nenek Atnah menceritakan kejadian ini kepada Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang menjenguknya pada Kamis (19/2).

Nenek Atnah mengaku tidak menaruh curiga sedikit pun saat pelaku datang memesan. Ia hanya fokus melayani pesanan. “Saya lagi bungkusin, tidak lihat. Tahu-tahu itu orang langsung ambil uang saya. Pas saya cek, uang saya sudah tidak ada,” tuturnya.

Advertisement

Setiap harinya, Nenek Atnah memulai aktivitas memasak pada pukul 01.00 WIB. Sekitar pukul 05.00 WIB, ia berjalan kaki membawa dagangannya ke lokasi berjualan.

Polisi Usut Kasus, Korban Mengikhlaskan

Pihak kepolisian dari Polsek Pondok Gede telah mendatangi Nenek Atnah untuk mengumpulkan keterangan. Namun, korban menyatakan tidak bersedia membuat laporan polisi (LP) dan memilih mengikhlaskan uangnya yang dicuri.

Meskipun demikian, polisi tetap memproses kasus ini. “Informasi dari Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede, korban tidak bersedia membuat laporan, sudah mengikhlaskan,” kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, pada Sabtu (21/2/2026).

Polisi telah meminta keterangan saksi dan mengumpulkan alat bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Sosok pelaku masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

AKP Suparyono menjelaskan bahwa pelaku berpura-pura membeli nasi uduk sebagai modus untuk mengalihkan perhatian korban. “Tanpa sepengetahuan korban, pelaku masuk ke dalam warung berpura-pura membuka tempat nasi lalu memeriksa kaleng yang berisi uang hasil jualan korban,” jelasnya.

Pelaku berhasil membawa kabur uang tersebut dan melarikan diri sebelum korban sempat memberikan pesanannya.

Advertisement