Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Washington DC, Amerika Serikat (AS), pada Rabu (18/2/2026) siang waktu setempat. Kedatangan beliau menandai dimulainya rangkaian agenda penting, termasuk partisipasi dalam KTT perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza.
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor registrasi PK-GIF yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Pangkalan Militer Joint Base Andrews, Prince George’s County, Maryland, pada pukul 12.00 siang. Di lokasi pendaratan, Presiden disambut oleh sejumlah pejabat dari kedua negara. Di antaranya adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Dwisuryo Indroyono Soesilo; Atase Pertahanan KBRI Washington DC, Marsekal Pertama TNI E Wisoko Aribowo; serta Komandan Grup Pemeliharaan Pesawat VVIP/VIP Angkatan Udara AS di Joint Base Andrews, Kolonel Gary Charland.
Selama berada di Amerika Serikat, Presiden Prabowo dijadwalkan untuk menghadiri tiga agenda utama. Pada Rabu (18/2), beliau akan bertemu dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat. Puncak acara adalah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian Gaza yang akan diselenggarakan pada Kamis (19/2). Agenda terakhir adalah pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang salah satu agendanya adalah penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART), sebuah negosiasi yang telah berlangsung sejak tahun 2025.
Dalam perjalanan udara dari Jakarta, Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Setelah turun dari pesawat, Presiden Prabowo yang mengenakan kopiah hitam khasnya, langsung bersalaman dengan para pejabat yang menyambutnya. Beliau kemudian memasuki mobil kepresidenan, yang dikawal ketat oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan anggota Secret Service Amerika Serikat, sebelum melanjutkan perjalanan menuju hotel di pusat kota Washington DC.
KTT perdana Dewan Perdamaian Gaza ini akan dipimpin langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr., yang merupakan inisiator lembaga tersebut. Pejabat dari Kantor Kepresidenan Amerika Serikat (White House) sebelumnya mengonfirmasi bahwa KTT ini rencananya akan digelar pada 19 Februari 2026. Selain Presiden Prabowo, Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, juga telah mengonfirmasi kehadirannya dalam pertemuan puncak ini.
Indonesia secara resmi menjadi anggota Dewan Perdamaian setelah Presiden Prabowo Subianto menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut pada acara peluncuran di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Negara-negara lain yang turut menandatangani piagam Dewan Perdamaian antara lain Amerika Serikat (sebagai penggagas), Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), dan Uzbekistan.






