Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan penting dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang pertama kali digelar di Istana, Jakarta. Fokus utama arahan Presiden adalah penguatan sinergi antara kedua institusi pertahanan dan keamanan negara, serta pentingnya menjaga sumber daya alam (SDA) Indonesia.
Arahan Sinergi dan Apresiasi Kesiapsiagaan
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh prajurit TNI dan Polri atas kesiapsiagaan mereka, terutama dalam penanganan bencana di berbagai daerah. “Apresiasi besar Presiden terhadap seluruh prajurit TNI-Polri secara umum. Terutama kecepatan dalam penanganan bencana di mana pun,” ujar Teddy, mengutip arahan Presiden.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan krusialnya memperkuat kekompakan dan sinergi antara TNI dan Polri, mulai dari tingkat pimpinan tertinggi hingga prajurit di lapangan. Sinergi ini dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan nasional dan mendukung percepatan program-program prioritas pemerintah. Presiden juga meminta kedua institusi untuk senantiasa membuktikan kepercayaan rakyat dengan kesiapan dan kecepatan membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan. “Buktikan kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI-Polri dengan selalu siap dan cepat membantu rakyat di mana pun dan kapan pun,” tegas Teddy menirukan Prabowo.
Dukungan Program Strategis dan Penegakan Hukum
Dalam rapim tersebut, Presiden Prabowo juga mengapresiasi peran aktif TNI-Polri dalam mengawal dan mendukung berbagai program strategis nasional. Program-program tersebut meliputi inisiatif seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, penguatan kedaulatan pangan dan energi, serta pembangunan jembatan desa yang bertujuan menunjang aksesibilitas warga dan pelajar.
Arahan lain yang disampaikan mencakup pentingnya penegakan hukum yang adil dan tanpa pandang bulu. Presiden Prabowo menegaskan komitmen untuk menjaga seluruh kekayaan sumber daya alam Indonesia dari segala bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal. “Penanganan dan penegakan hukum yang seadil-adilnya kepada siapa pun,” ujar Teddy. “Jaga seluruh sumber daya alam Indonesia dari segala macam bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal oleh siapa pun,” tambahnya.
Program Indonesia ASRI dan Kesiapsiagaan
Presiden juga menyoroti pelaksanaan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang harus dijalankan secara kolaboratif bersama pemerintah daerah. Program ini mencakup penataan lingkungan perkantoran hingga kawasan sekitar.
Terakhir, Prabowo kembali menekankan pentingnya menjaga kesiapsiagaan TNI-Polri agar dapat segera bergerak memberikan bantuan saat masyarakat membutuhkan. Teddy menyimpulkan, “Rapim TNI-Polri 2026 di Istana ini menjadi momentum penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas negara sekaligus memastikan program strategis agar berjalan cepat, tepat, dan efektif.”






