Berita

Prabowo Subianto Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Janjikan Beasiswa dan Belajar ke Luar Negeri

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kebahagiaannya saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Ia menilai inisiatif ini sebagai terobosan besar bagi pendidikan nasional dan memberikan pujian mendalam kepada para siswa. Tak hanya itu, Prabowo juga menjanjikan kesempatan belajar ke luar negeri bagi siswa yang menunjukkan prestasi luar biasa.

Terobosan Pendidikan Nasional

Peresmian ratusan Sekolah Rakyat ini dilaksanakan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/1/2026). Program ini secara resmi diluncurkan di 166 lokasi yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Prabowo mengapresiasi kerja keras kementerian dan lembaga dalam mewujudkan sekolah rakyat, yang dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin dan kurang mampu. Ia menyebut pembangunan sekolah rakyat sebagai sebuah terobosan yang berani.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur dari semua K/L (kementerian/lembaga), semua lembaga, semua elemen, yang telah bekerja mewujudkan suatu langkah, menurut saya ini langkah terobosan, berani,” ujar Prabowo.

Terharu dan Bangga Melihat Siswa

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku sulit menahan air mata haru melihat perkembangan sekolah rakyat dan para siswanya. Ia terkesima dengan pencapaian mereka.

“Saya sangat terkesima, saya sangat terharu. Mudah-mudahan kamera nggak menuju ke saya tadi. Sulit saya tahan air mata juga. Sama dengan Mensos,” kata Prabowo. “Kita terharu, kita keluar air mata karena apa, karena bangga, karena bahagia melihat anak-anak kita,” tambahnya.

Presiden menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil langkah tak lazim untuk menciptakan sekolah terbaik, terutama sekolah berasrama bagi mereka yang mungkin tidak memiliki harapan atau berasal dari kondisi keluarga yang tertinggal.

“Dan kita tergerak, teringat, kenapa kita teringat? Bayangkan, bayangkan kalau waktu itu, kita, saya, dan menteri-menteri, tidak ambil sikap yang berani, ‘Mari kita berbuat yang mungkin tidak lazim kita bikin sekolah yang terbaik, sekolah berasrama untuk mereka-mereka yang mungkin tidak punya harapan. Mereka yang dari keluarga yang kondisinya tertinggal’,” imbuh dia.

“Terima kasih semuanya, kita telah mewujudkan upaya ini, dan terus terang saja, saya cukup bahagia, cukup besar hati, saya terharu sebetulnya melihat dampak dari pada upaya kita,” pungkasnya.

Advertisement

Pujian untuk Penampilan Baris-berbaris dan Kemampuan Bahasa Asing

Prabowo memberikan pujian khusus atas penampilan kolaborasi baris-berbaris siswa-siswi sekolah rakyat Pasuruan bersama sekolah binaan Polres Pasuruan Kota. Ia terpukau dengan ketepatan dan kekompakan mereka.

“Luar biasa tadi yang dari Pasuruan ya, hebat sekali itu, komandannya suruh menghadap saya nanti,” kata Prabowo, disambut gelak tawa peserta acara. Ia menilai penampilan tersebut tidak kalah dengan siswa dari SMA Taruna Nusantara.

Lebih lanjut, Prabowo tak segan memberikan beasiswa kepada siswa yang menampilkan atraksi baris-berbaris tersebut. Ia berpendapat bahwa bangsa Indonesia seringkali pelit dalam memberikan penghargaan atas prestasi.

“Kalau kagum, walaupun anak kecil, saya kagum tadi luar biasa tadi baris-berbarisnya. Mungkin kira-kira apa, kita kasih beasiswa juga anak itu ya. Kita lihat umurnya berapa, kita jangan ragu-ragu, prestasi beri penghargaan, cepat. Salah satu kekurangan bangsa kita pelit, pelit beri penghargaan,” tegasnya.

Selain itu, Prabowo juga terkesima saat menyaksikan siswa sekolah rakyat berpidato lancar dalam beberapa bahasa asing. Ia mengaku kagum dengan kemampuan mereka, terutama dalam Bahasa Inggris, yang dinilainya luar biasa.

“Saya terkesima hari ini terus terang saja, bisa ada anak yang pidatonya dengan beberapa bahasa, luar biasa, yang (menurut saya) mereka itu Bahasa Inggrisnya luar biasa,” ungkap Prabowo.

Janji Kirim Siswa Berprestasi ke Luar Negeri

Menyikapi kemampuan berbahasa asing yang memukau, Prabowo meminta para siswa tersebut untuk menghadapnya. Ia mengusulkan untuk mengirim mereka belajar ke luar negeri.

“Nanti semua yang berbahasa bagus itu nanti suruh menghadap saya ya. Mungkin bagusnya kita kirim juga kerja luar negeri, gimana setuju nggak?” tanya Prabowo, yang disambut antusiasme dan tepuk tangan peserta acara.

Advertisement