Berita

Prabowo Subianto Lupa Sapa Menteri Bappenas, Rachmat Pambudy, di Peresmian Sekolah Rakyat

Advertisement

Banjarbaru, Kalimantan Selatan – Presiden Prabowo Subianto sempat lupa menyapa Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, saat peresmian Sekolah Rakyat di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Kelalaian ini terjadi karena Rachmat Pambudy tidak tercantum dalam daftar hadir yang dibacakan.

Penjelasan Presiden Prabowo

Prabowo awalnya menjelaskan alasan dirinya menyapa satu per satu jajarannya yang hadir. Ia menekankan bahwa kehadiran mereka patut dihargai karena telah mengerahkan usaha, tenaga, dan waktu untuk hadir di acara tersebut.

“Saudara-saudara terima kasih atas kesabaran saudara saudara kenapa saya bacakan satu-satu karena mereka sudah membuat, mengeluarkan suatu usaha, tenaga, meluangkan waktu mereka hadir jauh-jauh ke sini jadi saya kira pantas untuk disebut,” ujar Prabowo.

Momen Lupa dan Candaan

Di tengah acara, Prabowo tiba-tiba menyadari bahwa Menteri Bappenas belum disapa. Ia kemudian memanggil sekretaris pribadinya.

“Oh Menteri Bappenas belum ya, wah nggak ada ini Menteri Bappenas di sini. Aduh gimana. Mana Sespri, gimana sespri, ngarang kau,” katanya.

Advertisement

Namun, Prabowo tidak menunjukkan kemarahan. Ia justru memaklumi kelalaian tersebut, mengaitkannya dengan kesibukan sekretaris pribadinya yang sedang dalam masa persiapan pernikahan.

“Jadi walau pun tadi agak kurang ya saya maafkanlah. Ya profesor Racmat Pambudy. Terima kasih,” lanjutnya sambil menyapa Rachmat Pambudy.

Candaan Kepala Botak

Prabowo kemudian melanjutkan dengan melontarkan candaan kepada Rachmat Pambudy yang saat itu membuka kopiahnya. Ia mengaitkan kepala botak dengan kepintaran.

“Kenapa kau buka kopiah supaya keliatan pintar, kalau orang botak pasti pintar, kalau orang pintar belum tentu botak, dan saya beruntung karena tim saya banyak orang botak,” seloroh Prabowo.

Advertisement