Berita7 — JOMBANG – Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, menekankan tiga pesan penting kepada ribuan panitia lokal. Pesan tersebut disampaikan dalam Apel Siaga 35 Hari Menuju Muktamar Ke-35 NU yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Jombang.
Gus Ipul menyoroti makna angka 35 yang memiliki arti tersendiri. Jika angka tiga dan lima dijumlahkan, hasilnya adalah delapan. “Angka 35 ini patut kita syukuri. Tiga ditambah lima adalah delapan. Insyaallah, Muktamar Ke-35 NU nanti akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia kedelapan, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Gus Ipul, dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (22/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul saat memimpin apel yang berlangsung di halaman Gedung Serba Guna KH Hasbullah Said PPBU Tambakberas. Dalam arahannya, ia menguraikan tiga pesan utama kepada seluruh panitia, yaitu gupuh, suguh, dan lungguh.
Pesan pertama, ‘gupuh’, menuntut seluruh panitia untuk bersikap sigap, tanggap, dan aktif dalam mempersiapkan segala kebutuhan penyelenggaraan muktamar. Gus Ipul juga mengingatkan bahwa Muktamar Ke-35 NU kali ini memiliki nilai historis yang mendalam. Penyelenggaraan muktamar kembali di lingkungan pesantren ini dilakukan setelah NU memasuki usia satu abad, dan PPBU Tambakberas memiliki kaitan erat dengan salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah.
Selanjutnya, pesan ‘suguh’ menekankan pentingnya memberikan pelayanan dan jamuan terbaik bagi para muktamirin yang akan datang dari berbagai penjuru daerah, baik dari pengurus wilayah maupun pengurus cabang NU. “Kita harus mempersiapkan suguhan dan pelayanan terbaik, termasuk akomodasi. Saat ini telah disiapkan sekitar 3.100 kasur agar para peserta dapat beristirahat dengan nyaman,” jelas Sekretaris Jenderal PBNU tersebut.
Adapun pesan ketiga, ‘lungguh’, berfokus pada penataan tempat duduk, ruang persidangan, dan berbagai fasilitas lain yang diperuntukkan bagi peserta agar tertata dengan baik, tertib, dan nyaman.
Gus Ipul mengapresiasi kerja keras keluarga besar PPBU Tambakberas dalam mempersiapkan segala kebutuhan muktamar. Ia menyatakan bahwa apel siaga ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah, menyamakan pemahaman, serta memperjelas pembagian tugas di antara seluruh unsur pendukung.
Apel siaga tersebut diikuti oleh berbagai elemen kepanitiaan, meliputi pengamanan internal pesantren, liaison officer (LO), petugas akomodasi dan parkir, Banser, MWCNU se-Kabupaten Jombang, serta anggota GASMI. Dalam acara tersebut, Gus Ipul juga memimpin pembacaan ikrar kesiapan untuk menyukseskan Muktamar Ke-35 NU yang diikuti oleh seluruh peserta apel.
Rangkaian kegiatan apel siaga ditutup dengan parade ratusan kendaraan muktamar. Kendaraan-kendaraan tersebut merupakan wujud gotong royong dari para alumni Pesantren Tambakberas yang turut berkontribusi mendukung kelancaran pelaksanaan muktamar.
Apel siaga ini turut dihadiri oleh keluarga besar PPBU Tambakberas, di antaranya Ketua Majelis Pengasuh PPBU Tambakberas KH Hasib Wahab, Nyai Hj Hizbiyah Rohim, Ketua Yayasan PPBU KH Abdurrozaq Sholeh, serta sejumlah kiai dan tokoh pesantren lainnya.
Ikuti Berita7
