Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas kepemimpinannya. Pujian ini disampaikan saat peresmian dan groundbreaking 1.179 gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (13/2/2026).
Analisis Tugas Pokok dan Kesejahteraan Masyarakat
Prabowo menilai Jenderal Sigit tidak hanya mampu menjalankan tugas pokok kepolisian, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran dan pimpinan telah melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pemimpin, seorang panglima, beliau dengan jajarannya telah menganalisa tugas pokok yang diajarkan kepada kita sewaktu kita masih sangat muda,” ujar Prabowo di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).
Menurut Presiden, tugas pokok kepolisian mencakup penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, Kapolri dinilai mampu melampaui itu dengan memberikan harapan dan kebahagiaan bagi masyarakat.
“Tapi faham yang lebih besar adalah keamanan dan ketertiban yang sesungguhnya adalah manakala masyarakat merasa aman merasa bahagia merasa punya harapan, manusia di manapun,” kata Prabowo. Ia menekankan bahwa prioritas utama setiap individu adalah keamanan dan kesejahteraan keluarganya. “Apapun agamanya apapun rasnya, etnisnya, manusia manapun yang utama pemikirannya dan perhatiannya adalah keamanan dan kesejahteraan keluarganya, anak-anaknya, keamanan yang pertama adalah aman dari lapar,” tuturnya.
Dukungan untuk Indonesia Emas 2045
Pembangunan gudang ketahanan pangan Polri ini juga merupakan bagian dari kontribusi terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Asta Cita, yang bertujuan mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Prabowo kembali menegaskan apresiasinya terhadap inisiatif dan kesadaran pimpinan Polri. “Sebagai pemimpin, saya sangat menghargai tadi, inisiatif, kesadaran pimpinan Polri, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya, beserta pimpinan telah melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin, seorang panglima,” ungkap Prabowo.






