Berita

Prabowo Pimpin Rapat Strategi Perundingan Ekonomi RI-AS di Hambalang

Advertisement

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat penting di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Minggu (15/2/2026) sore. Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah menteri bidang ekonomi dan berfokus pada strategi perundingan ekonomi Indonesia di kancah internasional, terutama dengan Amerika Serikat.

Penegasan Prinsip Diplomasi Ekonomi

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan penegasan mengenai arah dan prinsip yang harus dipegang teguh oleh pemerintah dalam setiap negosiasi ekonomi global. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap langkah diplomasi ekonomi benar-benar mengutamakan kepentingan nasional.

“Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapapun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangan di akun Instagramnya yang diunggah pada Minggu malam.

Prioritas Penguatan Industri dan Rantai Pasok

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa perundingan ekonomi tidak boleh hanya bersifat transaksional jangka pendek. Ia menginginkan agar negosiasi tersebut memberikan dampak langsung pada penguatan struktur ekonomi nasional.

“Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri,” ungkap Teddy.

Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap kebijakan ekonomi yang diambil menghasilkan keuntungan konkret bagi bangsa dan negara.

Advertisement

“Presiden Prabowo menginginkan setiap kebijakan yang diambil harus sesegera dan sebanyak mungkin memberi keuntungan konkret untuk Indonesia,” tegas Teddy.

Menteri yang Hadir

Dalam rapat tersebut, turut hadir Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Konteks Kunjungan ke AS

Sebelumnya, Airlangga Hartarto telah mengungkap rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut diagendakan untuk penandatanganan pakta perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) bersama Presiden Donald Trump, serta partisipasi dalam pertemuan perdana Board of Peace.

Meskipun detail kesepakatan tarif hasil negosiasi belum diumumkan, tercatat bahwa tarif ekspor Indonesia ke Amerika Serikat telah mengalami penurunan dari 32 persen menjadi 19 persen. Pemerintah meminta publik untuk bersabar menunggu hingga seluruh proses negosiasi rampung.

Advertisement