Aceh Tamiang – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat koordinasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Kamis (01/01/2026) usai meninjau hunian Danantara di Karang Baru. Agenda utama pertemuan ini adalah membahas keberlanjutan penanganan dan pemulihan pascabencana alam yang melanda wilayah tersebut.
Rapat Koordinasi Lanjutan Penanganan Bencana
Pantauan di lokasi, rapat koordinasi dilaksanakan di sebuah tenda yang berlokasi tidak jauh dari area hunian Danantara. Pertemuan ini dibuka oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Ia menyampaikan bahwa rakor ini dihadiri oleh 10 menteri dari Kabinet Merah Putih serta 15 Direktur Utama Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
“Telah hadir 10 menteri dan anggota Kabinet Merah Putih, serta 15 dirut BUMN. Dalam rangka meninjau 600 hunian rumah dari 15 ribu yang rencana akan dibangun Danantara,” ujar Teddy saat membuka rapat.
Selain para menteri dan pimpinan BUMN, acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, beserta jajaran pemerintah daerah setempat.
Paparan Kepala Danantara dan Pemda
Teddy Indra Wijaya kemudian mempersilakan berbagai pihak untuk menyampaikan paparan terkait penanganan bencana. “Dan pada hari ini juga, pertama, akan dilakukan rapat koordinasi bersama Gubernur, wagub Aceh, beserta bupati Tamiang dan jajaran,” jelasnya.
Selanjutnya, giliran Kepala Danantara yang diminta untuk memaparkan progres pembangunan hunian rumah yang telah selesai hingga tanggal 1 Januari 2026. “Selanjutnya berkenan untuk Kepala Danantara untuk memaparkan hunian rumah yang telah dibangun sampai 1 Januari 2026. Dipersilakan Kepala Danantara,” pungkas Teddy.






