Berita

Prabowo di Forum Ekonomi Dunia: Perdamaian adalah Prasyarat Utama Kemakmuran

Advertisement

Davos – Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga dan prasyarat utama bagi kemajuan serta kemakmuran suatu negara. Pernyataan ini disampaikan saat ia menjadi salah satu pembicara kunci dalam sesi World Economic Forum atau Forum Ekonomi Dunia yang diselenggarakan di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026).

Kondisi Dunia yang Penuh Ketidakpastian

Dalam pidatonya, Prabowo menggambarkan kondisi dunia saat ini yang tengah dilanda ketidakpastian global. Ia menyoroti maraknya konflik dan perang yang terus meletus di berbagai belahan dunia, serta meningkatnya ketidakpercayaan antarnegara, antarlembaga, dan antarmasyarakat.

“Di masa penuh ketidakpastian, masa ketika perang terus meletus, masa ketidakpercayaan. Antar bangsa, antar lembaga, antar masyarakat,” ujar Prabowo.

Perdamaian sebagai Kunci Kemajuan

Prabowo mengingatkan bahwa sejarah telah mengajarkan betapa rapuhnya perdamaian dan stabilitas. Menurutnya, kedua elemen tersebut merupakan aset yang paling berharga dan menjadi fondasi penting bagi tercapainya kemajuan sebuah bangsa.

Advertisement

“Itu rapuh, sejarah mengajarkan kita. Perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga. Kedamaian dan stabilitas adalah prasyarat utama bagi kemajuan besar,” tegasnya.

Kemakmuran Bergantung pada Perdamaian

Lebih lanjut, Prabowo meyakini bahwa konsep kemakmuran tidak akan pernah dapat dicapai tanpa adanya perdamaian yang hakiki. Oleh karena itu, ia menegaskan kembali bahwa perdamaian dan stabilitas menjadi faktor krusial yang harus diutamakan untuk mendorong kemajuan.

“Kemudian kemakmuran, tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian,” imbuhnya.

Advertisement