Berita

Prabowo dan Gibran Kirim Karangan Bunga untuk Istri Kapolri ke-5 Jenderal Hoegeng Iman Santoso

Advertisement

Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka turut berduka cita atas wafatnya Meriyati Hoegeng, istri dari Kapolri ke-5 Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso. Keduanya mengirimkan karangan bunga ke rumah duka di Pesona Khayangan, Depok, pada Selasa (3/2/2026) malam.

Karangan Bunga dari Petinggi Negara

Pantauan di lokasi pada pukul 21.20 WIB, karangan bunga dari Presiden Prabowo Subianto terpampang jelas dengan tulisan, ‘Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Meriyati Hoegeng’. Tak hanya Prabowo, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka juga mengirimkan karangan bunga yang sama.

Selain itu, terlihat pula karangan bunga dari Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), serta Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri. Kehadiran karangan bunga dari para petinggi negara ini menunjukkan penghormatan atas sosok almarhumah Eyang Meri, sapaan akrab Meriyati Hoegeng.

Rencana Pemakaman dan Riwayat Hidup

Jenazah Eyang Meri, yang meninggal dunia pada usia 100 tahun, rencananya akan dimakamkan pada Rabu (4/2/2026) di Makam Giri Tama, Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Beliau akan dikebumikan di sisi makam sang suami, Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.

Sebelumnya, Eyang Meri menghembuskan napas terakhirnya pada Selasa (3/2) pukul 13.25 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di Pesona Khayangan, Depok.

Advertisement

Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Eyang Meri. “Hari ini kita dari jajaran kepolisian berduka atas meninggalnya almarhumah Ibu Meriyati,” ujar Kombes Abdul Waras di rumah duka.

Meriyati Hoegeng lahir pada 23 Juni 1925, putri dari pasangan Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe. Beliau menikah dengan Jenderal Hoegeng Iman Santoso pada 31 Oktober 1946 di Yogyakarta. Pernikahan mereka dikaruniai tiga orang anak: Renny Soerjanti Hoegeng, Aditya Soetanto Hoegeng, dan Sri Pamujining Rahayu.

Saat merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada 23 Juni 2025, Eyang Meri sempat mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan. “Saya hanya bisa berdoa semoga semuanya keadaan sehat, selamat dalam lindungan Allah SWT,” ucap Eyang Meri kala itu.

Advertisement