Berita7 — Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Dalam pidatonya, Prabowo melontarkan candaan mengenai keunikan PKB yang disebutnya selalu menjadi yang pertama mengundang presiden dalam setiap perayaan hari lahirnya.
“Jadi saya terus terang saja saya nggak ngerti nih ilmunya PKB, boleh juga. Dalam musim satu tahun, tahunan ya, kenapa PKB harlahnya selalu yang pertama ngundang presiden? Sorry ye Golkar, Golkar ya ulang tahunmu akhir tahun, ya kan? Oktober,” ujar Prabowo dengan nada berkelakar, Kamis (23/7/2026).
Candaan Prabowo tersebut disambut tawa oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang juga hadir dalam acara tersebut. Prabowo kemudian melanjutkan komentarnya dengan menyentil hari ulang tahun Partai Demokrat yang biasanya dirayakan pada bulan Agustus, sebelum kembali fokus pada PKB dan para kiai partai tersebut.
“Kok bisa ya PKB ini, ilmunya apa ini aduh.. ngeri juga nih kiai-kiai nih,” ucapnya sambil tersenyum.
Lebih lanjut, Prabowo mengenang acara Harlah PKB tahun sebelumnya. Ia teringat akan pidato yang disampaikan oleh Kiai Ma’ruf Amin, yang menurutnya sangat tegas dan berapi-api, bahkan lebih galak dari dirinya. “Inget nggak itu? Saya baru duduk, belum sempat minum kopi, sudah perintah-perintah presiden, pasal 33, waduh gimana itu.. Kiai Maruf Amin galak banget, padahal kan sehari-hari muka dia kan.. kalau sudah di podium pasal 33 galak banget itu, Presiden Prabowo, siap-siap…,” kenang Prabowo.
Prabowo menutup pernyataannya dengan kembali memuji PKB. “Memang ilmu PKB boleh juga,” tambahnya, yang disambut tepuk tangan meriah dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), serta para kader dan simpatisan PKB yang hadir.
Ikuti Berita7
