Presiden Prabowo Subianto menyatakan Amerika Serikat (AS) sebagai salah satu mitra terkuat Indonesia. Ia menyoroti peran penting AS dalam berbagai fase krusial perjalanan bangsa, mulai dari perjuangan kemerdekaan hingga masa-masa sulit pasca-kemerdekaan.
Hubungan Strategis dan Keterbukaan Investasi
Dalam acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2/2026) waktu setempat, Prabowo menyampaikan optimismenya terhadap kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan Amerika. Ia mengundang perusahaan AS untuk berinvestasi di Indonesia.
“Saya sudah bertemu banyak pemimpin bisnis Amerika dalam waktu singkat saya di sini. Saya sangat optimis. Kami ingin melihat perusahaan Amerika sebagai mitra strategis. Saya rasa saya telah membuktikan bahwa pemerintah Indonesia dan saya sendiri selalu berupaya melindungi investor kami, menjadi tuan rumah yang baik, dan menghasilkan atmosfer terbaik bagi para investor,” ujar Prabowo.
Dukungan Historis AS untuk Indonesia
Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Amerika Serikat tidak hanya didasarkan pada kepentingan ekonomi saat ini. Ia mengingatkan bahwa AS telah memberikan dukungan signifikan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Amerika Serikat adalah salah satu mitra terkuat kami. Kami tidak pernah lupa bahwa Amerika Serikat mendukung perjuangan kemerdekaan kami. Banyak kali Amerika Serikat mengintervensi membantu Indonesia di masa-masa kritis,” katanya.
Bantuan Pangan di Masa Krisis Pertanian
Sebagai contoh, Prabowo merujuk pada bantuan AS pada periode 1960-an ketika sektor pertanian Indonesia mengalami kemunduran akibat gejolak di Asia Tenggara. Amerika Serikat memberikan dukungan melalui program PL 480 (Public Law 480 atau bantuan pangan) yang dinilai sangat signifikan dalam membantu pemulihan.
“Hal itu juga saya sampaikan kepada generasi muda Indonesia agar jangan melupakan peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam kelahiran bangsa kami, baik secara politik maupun ekonomi. Pada masa kritis tahun 60-an saat pertanian kita runtuh karena gejolak di Asia Tenggara, Amerika Serikat membantu kami melalui program PL 480. Itu sangat signifikan,” jelas Prabowo.
Komitmen Tata Kelola dan Supremasi Hukum
Ke depan, Prabowo berharap kehadiran Amerika Serikat dalam perekonomian Indonesia dapat semakin kuat. Namun, ia menekankan komitmennya untuk tetap mengedepankan kepentingan rakyat Indonesia melalui tata kelola pemerintahan yang bersih dan penegakan supremasi hukum.
“Jadi, kami berharap akan kehadiran Amerika yang lebih kuat dalam ekonomi kami. Saya ingin meyakinkan Anda bahwa kami bekerja sangat keras demi kepentingan rakyat kami. Rakyat Indonesia menuntut tata kelola yang baik, menuntut pemerintahan yang bersih. Inilah posisi saya: pemerintahan yang bersih dan akan menciptakan, mempromosikan, serta membela keadilan dan supremasi hukum,” ucapnya.
Harapan Hubungan Saling Menguntungkan
Prabowo menutup sambutannya dengan harapan agar hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia terus terjalin baik dan berkembang bersama, mengusung prinsip saling menguntungkan.
“Bapak dan Ibu sekalian, saya rasa itu menutup sambutan saya. Saya mohon maaf jika menyita terlalu banyak waktu. Saya tutup dengan harapan agar hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia terus terjalin baik dan kita akan berkembang bersama. Saya percaya pada apa yang saya pelajari dari para pengusaha Amerika: ‘Mari kita mencari uang bersama’. Win-win (saling menguntungkan). Semua orang untung, semua orang mendapat manfaat,” pungkasnya.





