— JAKARTA – Polres Metro Jakarta Timur menggelar Kejuaraan Pencak Silat Kapolrestro Jakarta Timur Cup II Tahun 2026. Acara ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan, kejuaraan ini bukan hanya bagian dari perayaan Hari Bhayangkara, tetapi juga menunjukkan komitmen Polres Metro Jakarta Timur dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. “Semoga apa yang kita lakukan dapat menjadi tradisi dalam melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia. Pencak silat mengandung nilai-nilai kehormatan, keberanian, dan kebersamaan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Alfian saat membuka kejuaraan pada Jumat (24/7/2026).

Kejuaraan Pencak Silat Kapolrestro Jakarta Timur Cup II Tahun 2026 diselenggarakan di GOR Ciracas, Jalan Raya Bogor, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Dengan mengusung tema “Membangun Generasi Berkarakter, Sportif, dan Berprestasi melalui Pencak Silat dalam Semangat Presisi Kapolres Cup II Jakarta Timur”, ajang ini bertujuan menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus upaya pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.

Sebanyak 28 perguruan pencak silat dari wilayah Jakarta Timur berpartisipasi dalam kejuaraan ini, diikuti oleh sekitar 400 peserta. Selain mempertandingkan berbagai kategori usia dan prestasi, kejuaraan juga menyajikan nomor Tarung Bebas yang diikuti oleh aliansi perguruan pencak silat dari setiap kecamatan di Jakarta Timur.

Pembukaan acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars IPSI, dilanjutkan dengan pembacaan doa, laporan Ketua Panitia, sambutan dari Pengurus Kota IPSI Jakarta Timur, serta sambutan Kapolres Metro Jakarta Timur. Kapolres secara resmi membuka kejuaraan dengan memukul gong dan menekan sirine, menandai dimulainya pertandingan.

Alfian menambahkan, kejuaraan ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jakarta Timur di tingkat DKI Jakarta, nasional, hingga internasional. “Kami berharap melalui wadah seperti ini akan lahir generasi muda dan atlet-atlet pencak silat yang mampu meraih prestasi di tingkat Jakarta Timur, DKI Jakarta, nasional, bahkan internasional,” ungkapnya.

Panitia menyediakan hadiah berupa sepeda listrik dan uang pembinaan bagi para juara. Polres Metro Jakarta Timur berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan IPSI Jakarta Timur guna melakukan pembinaan berkelanjutan terhadap atlet-atlet berprestasi. “Langkah konkret yang kami lakukan adalah berkoordinasi dengan IPSI Jakarta Timur. Dari hasil kejuaraan ini, para atlet yang berhasil meraih prestasi akan terus dibina dan dipersiapkan agar mampu bersaing pada kejuaraan tingkat nasional hingga internasional,” jelasnya.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh Wakapolres Metro Jaktim, PJU Polres Metro Jaktim, para kapolsek, perwakilan Pemerintah Kota Administrasi Jaktim, unsur TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, IPSI, KONI, instansi terkait, serta para sponsor. Melalui kejuaraan ini, Polres Metro Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk mendukung pembinaan olahraga, melestarikan budaya bangsa, serta membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, disiplin, sportif, dan berprestasi sebagai implementasi semangat Polri Presisi.