— JAKARTA – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Pasar Minggu, Polres Metro Jakarta Selatan, tengah mengusut kasus dugaan pembobolan rumah makan khas Minangkabau. Laporan mengenai kejadian ini diterima petugas melalui layanan darurat 110 Polri.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menyatakan bahwa personel bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pencurian di sebuah rumah makan. “Personel Polsek Pasar Minggu bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui Layanan polisi 110 terkait dugaan tindak pencurian di sebuah rumah makan,” ujar Kompol Anggiat, Senin (20/7/2026).

Peristiwa pembobolan tersebut terjadi di Rumah Makan Sederhana Bundo yang beralamat di Jalan Asakinah RT 02 RW 02, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Sabtu malam (18/7). Setelah menerima laporan, petugas segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.

Menurut keterangan korban, aksi pencurian di RM Sederhana Bundo mengakibatkan hilangnya sejumlah barang berharga. Kerugian meliputi uang tunai yang tersimpan di dalam kotak amal, beberapa unit telepon genggam, dan uang hasil penjualan harian.

“Barang-barang yang hilang berupa uang tunai sebesar Rp 1 juta, 3 unit HP merek Xiaomi, Redmi, dan Vivo, serta kotak amal yang jumlah uangnya belum dapat ditaksir,” jelas Kompol Anggiat. Telepon genggam korban dilaporkan dicuri dari dalam laci, sementara kotak amal berhasil dibawa kabur dari meja makan.

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan motif di balik pembobolan tersebut. Selain kasus pembobolan rumah makan, pada hari yang sama, anggota Polsek Pasar Minggu juga berhasil menangani laporan mengenai anak hilang.

Seorang bocah yang dilaporkan tersesat di kawasan Jalan Ampera Raya No. 5, RT 004 RW 002, Cilandak Timur, Pasar Minggu, telah berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada orang tuanya. “Personel bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima melalui Call Center 110 terkait ditemukannya seorang anak laki-laki yang diduga tersesat,” pungkas Kompol Anggiat.