Aksi kejahatan seksual berupa begal payudara yang menyasar anak di bawah umur terjadi di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Polisi telah berhasil menangkap pelaku yang diduga berjumlah dua orang.
Pelaku Ditangkap, Motif Masih Diselidiki
Kapolsek Kembangan Kompol Moch Taufik mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Rabu (14/1/2026). “Iya (ditangkap kemarin),” ujar Taufik. Namun, ia belum merinci lebih lanjut mengenai motif pelaku melakukan aksi bejatnya tersebut, serta berapa jumlah pasti pelaku yang berhasil diamankan. Kasus ini kini telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat untuk penyelidikan lebih lanjut. “Begal payudara dilimpah ke Polres,” jelas Taufik.
Aksi Terekam CCTV, Warga Resah
Sebelumnya, aksi pelaku terekam oleh kamera CCTV di lokasi kejadian. Ketua RT 09 RW 03 Meruya Selatan, Pijai Sapudin, menuturkan bahwa pelaku yang terekam CCTV berjumlah dua orang. “Ini kemarin, ada orang yang sama terekam dua kali di CCTV, melakukan begal payudara di depan Musala Baitul Ghufron Jalan H Sodon, Meruya Selatan,” kata Pijai pada Selasa (13/1/2026).
Peristiwa ini menimbulkan keresahan di kalangan warga dan trauma mendalam bagi para korban. “Warga saya, orang ngontrak, pulang sekolah anaknya nangis, tadinya tak mau cerita, mungkin malu. Baru cerita hari ini, pas ditanya orang tuanya,” ungkap Pijai menceritakan salah satu korban. Ia menambahkan kekhawatiran terhadap dampak psikologis para korban. “Bahaya ini, pelaku kalau tak ditangkap bisa bikin mental anak terganggu,” lanjutnya.
Analisis CCTV Ungkap Ciri Pelaku
Pihak RT setempat bersama jajaran RW telah melakukan analisis terhadap rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut, teridentifikasi sepeda motor yang digunakan pelaku bernomor polisi B-4410-BKE. “Wajahnya juga sudah terlihat jelas, semoga polisi bisa segera menangkap,” harap Pijai.






