Bekasi – Satuan Brimob Polda Metro Jaya melalui Batalyon D Pelopor telah memulai pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kampung Pintu, RT 002 RW 05, Desa Bantar Jaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan keselamatan warga yang sebelumnya hanya mengandalkan jembatan bambu yang dinilai tidak layak.
Pembangunan jembatan sepanjang sekitar 20 meter dan lebar 2,5 meter ini dimulai pada Kamis (15/1/2026) sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri. Jembatan bambu yang ada sebelumnya dinilai membahayakan keselamatan warga dan menghambat aktivitas sosial serta ekonomi.
Program Polda Metro Jaya
Kegiatan pembangunan jembatan di Pebayuran ini merupakan bagian dari program Polda Metro Jaya melalui Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang menargetkan pembangunan dan renovasi lima jembatan di wilayah hukumnya. Program ini berfokus pada peningkatan keselamatan, kelayakan sarana, dan kemudahan mobilitas masyarakat.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menyatakan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dan implementasi program Kapolda Metro Jaya yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian.
“Dalam pelaksanaannya, Brimob Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan perangkat desa serta pihak terkait guna memastikan proses berjalan aman dan tertib. Masyarakat setempat menyambut baik serta mendukung penuh kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi kebutuhan warga,” demikian keterangan dari Polda Metro.
Polda Metro juga menegaskan komitmen Brimob Polda Metro Jaya untuk terus berperan aktif dalam mendukung program pembangunan yang menyentuh kebutuhan publik, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam melayani dan mengabdi kepada masyarakat.






