JAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menargetkan pembangunan 76 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di wilayah hukumnya. Inisiatif ini diharapkan dapat menjangkau 228.313 penerima manfaat.
Polda Banten menggelar acara groundbreaking SPPG Tatag Trawang Tungga Polres Cilegon pada Jumat (13/2/2026). Acara ini bersamaan dengan groundbreaking SPPG Palmerah Polres Metro Jakarta Barat. Groundbreaking SPPG Polri di Palmerah turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dalam acara di Cilegon, hadir pula Wakapolda Banten Brigjen Hendra Wirawan, Wakil Ketua Komisi III DPRD Banten Dede Rohana Putra, Wali Kota Cilegon Robinsar, Danlanal Banten Kolonel Laut Catur Yogiantoro, serta Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut.
“SPPG Tatag Trawang Tungga Polres Cilegon akan memberikan pelayanan Makan Bergizi Gratis kepada para penerima manfaat mulai jenjang TK/PAUD, SD, SMP, SMA, hingga pondok pesantren. Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Hendra Wirawan dalam sambutannya.
Polda Banten menargetkan total 76 lokasi SPPG di wilayahnya. Saat ini, 12 unit telah beroperasi, 11 unit dalam tahap persiapan operasional, dan 53 unit masih dalam tahap pembangunan.
“Sebanyak 12 unit SPPG hari ini diresmikan dan diluncurkan operasionalnya, sementara 15 unit lainnya melaksanakan groundbreaking. Ini merupakan hasil sinergi dan komitmen seluruh jajaran bersama pemerintah daerah, Yayasan Kemala Bhayangkari, dan para mitra,” jelas Hendra.
Hendra menekankan bahwa pembangunan SPPG bukan sekadar program fisik, melainkan wujud nyata dukungan Polri terhadap percepatan program pemerintah dalam pemenuhan gizi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Saat ini, SPPG Polda Banten telah melayani 160 sekolah dengan total 34.381 penerima manfaat, yang terdiri atas siswa, santri, dan golongan B3. Dengan beroperasinya 76 SPPG nantinya, diharapkan dapat melayani 690 sekolah dengan total penerima manfaat mencapai 228.313 orang.





