Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid, memberikan respons terhadap candaan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa PKB perlu terus diawasi. Jazilul menegaskan komitmen PKB untuk tetap tegak lurus kepada Prabowo.
Komentar PKB Terhadap Candaan Prabowo
“PKB akan terus pegang komitmen tegak lurus pada Presiden Prabowo,” ujar Jazilul kepada wartawan pada Rabu (7/1/2026). Ia menilai candaan Prabowo saat acara retret di Hambalang, Bogor, sebagai bentuk keakraban di antara para pemimpin koalisi. Menurut Jazilul, candaan tersebut wajar mengingat Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, juga kerap melontarkan guyonan.
“Sebagai tanda keakraban, Pak Prabowo melempar guyonan, sebab tahu kalau Cak Imin juga suka bercanda,” jelasnya.
Penegasan Rekam Jejak Kesetiaan PKB
Jazilul Fawaid meminta agar candaan Prabowo tersebut tidak dispekulasikan lebih jauh. Ia menekankan bahwa PKB memiliki rekam jejak yang terbukti setia dan dapat diandalkan dalam koalisi.
“Nggak usah (khawatir), track record PKB itu komit, setia dan dapat diandalkan,” tegas Jazilul.
Konteks Candaan Prabowo di Retret Hambalang
Sebelumnya, candaan Prabowo mengenai PKB dilontarkan saat ia memberikan taklimat dalam acara retret bersama para ketua partai koalisi di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, pada Selasa (6/1/2026). Saat mengabsen kehadiran para ketua partai, Prabowo sempat menanyakan keberadaan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
“Tapi di sini koalisi kita kuat kan? Ketua partai ada semua ya? Ada,” ujar Prabowo saat itu. Ia kemudian melanjutkan dengan nada berkelakar, “Ketua PKB ada? PKB ini harus diawasi terus ini.”






