AC Milan mengalami penurunan performa yang signifikan, membuat mereka kini tertinggal jauh dari rival sekota, Inter Milan, dalam perburuan gelar Serie A. Kekalahan 0-1 dari Parma di San Siro pada Senin (23/2/2026) dini hari WIB semakin memperlebar jarak poin antara kedua tim.
Jarak Poin yang Melebar
Kekalahan tersebut membuat tim asuhan Massimiliano Allegri kini tertinggal 10 poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Meskipun Serie A masih menyisakan 12 pekan, mengejar ketertinggalan tersebut bukanlah tugas yang mudah, terutama jika melihat performa lini serang Milan belakangan ini.
Statistik Gol yang Mengkhawatirkan
AC Milan baru mencetak 41 gol sejauh ini, terpaut hampir 20 gol dari Inter Milan. Tim Rossoneri juga belum pernah menang dengan mencetak lebih dari tiga gol dalam satu pertandingan musim ini. Sejak pergantian tahun, Milan hanya mampu mencetak tiga gol dalam dua pertandingan, yaitu saat menang 3-1 atas Como dan 3-0 atas Bologna. Total 14 gol dari 10 pertandingan dalam periode tersebut menunjukkan statistik yang kurang memuaskan.
Peran Christian Pulisic yang Menurun
Salah satu faktor utama di balik penurunan performa Milan diduga karena menurunnya kontribusi Christian Pulisic. Pemain yang tampil impresif di awal musim dengan delapan gol dan dua assist dari 11 laga awal, kini telah absen mencetak gol selama dua bulan. Gol terakhirnya dicetak pada 28 Desember saat Milan menang 3-0 atas Verona. Cedera hamstring yang berulang kali dialami Pulisic diduga menjadi penyebab utama performanya yang menurun.
Masalah di Lini Serang Lainnya
Selain Pulisic, pemain depan lainnya seperti Rafael Leao juga belum menunjukkan performa optimal, baru mencetak delapan gol di Serie A. Pemain seperti Santiago Gimenez, Christopher Nkunku, dan Nicolas Fullkrug juga mengalami kesulitan mencetak gol. Gimenez dan Fullkrug masing-masing baru mencetak satu gol di seluruh ajang.
Jika tren buruk ini terus berlanjut, AC Milan berpotensi harus merelakan gelar Serie A musim ini kepada rival sekotanya, Inter Milan.




