JAKARTA – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan keyakinannya bahwa timnya masih memiliki peluang untuk mengejar ketertinggalan poin dari Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris. Dengan 14 pertandingan tersisa, Guardiola menilai waktu tersebut sangatlah cukup untuk membalikkan keadaan.
Performa Inkonsisten City
Manchester City saat ini tertinggal enam poin dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen. Hasil imbang melawan Tottenham Hotspur pada pekan lalu semakin membuka jarak, sementara Arsenal berhasil meraih kemenangan atas Leeds United.
Performa City belakangan ini memang menunjukkan inkonsistensi. Dalam enam pertandingan terakhir, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan. Guardiola mengakui bahwa timnya belum menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan musim lalu, di mana mereka finis di posisi ketiga klasemen, terpaut 13 poin dari juara Liverpool.
Optimisme Guardiola
Guardiola mengidentifikasi masalah utama timnya terletak pada konsistensi permainan selama 90 menit. Namun, ia tetap optimis bahwa City dapat memperbaiki performanya secara drastis di sisa musim dan berupaya keras untuk mengejar Arsenal.
“Di level yang top, top, top? Belum. Kami baru berkembang dalam momen-momen, kami cuma perlu lebih konsisten saja lalu kami akan kembali ke level terbaik itu,” ungkap Guardiola seperti dikutip dari BBC.
Ia menambahkan, “Jadi ada 14 pertandingan tersisa, di Premier League itu waktu yang sangat panjang. Dari pengalaman saya, itu laga yang banyak dan apapun bisa terjadi.”
Guardiola juga membandingkan dengan musim lalu, “Musim lalu di Premier League kami jauh sekali dari Liverpool. Jadi mari kita lihat apakah kami akan ada di atas sana.”






