Bogor – Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor berhasil mengamankan seorang pengendara motor berinisial AF yang diduga menjadi penyebab kecelakaan maut di Cibinong, Bogor, Jawa Barat. AF diamankan karena kedapatan melaju melawan arah, yang berujung pada insiden tragis tersebut.
Saat ini, AF masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor. “Penyelidik sudah mengamankan pengemudi yang melawan arus, saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (22/2/2026).
Afif menjelaskan bahwa AF diamankan petugas di lokasi kejadian. Unit Gakkum Satlantas Polres Bogor tengah melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap seluruh kronologi kecelakaan. Sejumlah saksi, barang bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV, sedang dikumpulkan. “Penyelidik sedang mengumpulkan bukti-bukti, termasuk berupaya mendapatkan rekaman CCTV. Sedangkan kendaraan terlibat kecelakaan sudah kita amankan di kantor Gakkum Satlantas,” imbuh Afif.
Sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Insiden ini dipicu oleh satu pengendara yang nekat melawan arus, mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka ringan.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rachman merinci bahwa kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Yamaha Mio B-6872-PPA dan sepeda motor Honda Beat B-6511-ZSM. “Akibat dari kecelakaan tersebut, MD (meninggal dunia) satu orang, LR (luka ringan) satu orang. Korban MD (yaitu) pengemudi motor Honda Beat,” jelas Ares pada Minggu (22/2/2026).
Menurut Ares, kecelakaan dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Korban yang mengendarai Honda Beat melaju dari arah Kota Bogor menuju Jakarta. Pada saat bersamaan, pengendara motor Yamaha Mio berinisial AF datang dari arah berlawanan, yakni Cibinong menuju Kota Bogor, dengan posisi melawan arus. “Pengendara motor Yamaha Mio terduga pelaku berinisial AF bergerak dari arah Cibinong menuju Kota Bogor, (posisi) melawan arus, bergerak ke kiri merintangi jalan,” pungkas Ares.





