Berita7 — Pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, masih berlangsung enam jam setelah proses dimulai. Pekerjaan pembongkaran dilakukan akibat kerusakan berat setelah JPO ditabrak truk pengangkut alat berat.
Pembongkaran masuk tahap pemotongan struktur pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 16.50 WIB. Sejumlah bagian JPO sudah terpotong dan diangkut dari lokasi.
Di lokasi terlihat dua bagian jembatan yang telah dipotong. Bagian-bagian tersebut diangkut menggunakan truk dari Dinas Bina Marga DKI Jakarta.
Pagar dan atap JPO juga sudah diangkat dari lokasi. Petugas terus berupaya memotong sisa bagian jembatan yang belum terlepas.
Sisa pemotongan berada di bagian jembatan pada ruas Jalan Tendean arah menuju Blok M. Dua unit alat berat yang digunakan untuk mengangkat potongan jembatan tampak masih berada di lokasi.
Alat berat diposisikan di tiap lajur Jalan Tendean. Hingga proses pembongkaran berlangsung, kendaraan belum dapat melintas sekitar area JPO. Hanya kendaraan operasional pembongkaran yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa ini bermula ketika JPO di Jalan Kapten Tendean nyaris roboh setelah dihantam truk pengangkut alat berat yang gagal melintas. Akibat benturan, JPO tidak bisa lagi digunakan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melaporkan kejadian terjadi dini hari pada pukul 00.30 WIB. Menurut laporan, kecelakaan disebabkan oleh sopir truk yang kurang hati-hati.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai pembongkaran JPO sekitar pukul 10.50 WIB. Proses pembongkaran membuat Jalan Tendean ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan.
Ikuti Berita7
