Berita7.co.id — Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, nyaris roboh setelah ditabrak sebuah truk pengangkut alat berat dini hari tadi. Peristiwa itu membuat JPO tidak bisa digunakan dan memaksa penutupan sementara arus lalu lintas di lokasi.
BPBD Jakarta melaporkan kejadian terjadi pada pukul 00.30 WIB. Penyebab kecelakaan disebut akibat sopir truk yang kurang hati-hati, sehingga truk gagal melintas dan menghantam JPO.
Seorang saksi, pemilik warung di sekitar lokasi bernama Agung (48), mengatakan truk sempat melaju kencang sebelum menabrak JPO.
“Ya, mobil tuh kenceng. biasanya kalau alat-alat berat kayak gitu kan biasanya pelan. Itu kenceng. Makanya kaget,” kata Agung ditemui di lokasi kejadian, Selasa (14/7/2026).
Agung menyebut orang-orang di sekitar lokasi, terutama di Hotel Terraz Tree yang berada di dekat JPO, langsung kaget saat mendengar suara tabrakan yang kencang. Dia menyebut orang-orang di dalam hotel tersebut langsung keluar.
“Kaget banget, orang hotel aja pada kabur, pada keluar. Orang belakang lagi tidur di kos semua pada keluar semua. Kenceng banget,” katanya.
Agung bercerita saat kejadian, dia sedang duduk di warungnya. Dia menyebut warungnya 24 jam.
“(Saat kejadian) Duduk sini. Kan 24 jam,” katanya.
Ia sempat khawatir akan adanya potensi korban imbas kejadian tersebut. Namun, Agung mengatakan tidak ada orang lain yang lewat saat truk menabrak JPO.
“Ya bikin takut ya. Kalau istilahnya itu ada orang lewat juga takut sih, ngeri juga itu. Takutnya semalam ada orang lewat, ya nggak ada, pas kosong,” imbuhnya.
Setelah kejadian, Pemprov DKI melakukan pembongkaran JPO. Proses pembongkaran menyebabkan Jalan Kapten Tendean ditutup sementara dan arus lalu lintas dialihkan.
Diketahui, truk yang menghantam merupakan kendaraan pengangkut alat berat yang gagal melintas, sehingga menabrak struktur JPO dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada jembatan tersebut.
Ikuti Berita7.co.id
