Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan sikapnya sebagai partai penyeimbang dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil untuk mengawal demokrasi Indonesia tetap sehat, sembari menjaga hubungan baik dengan Prabowo.
Sikap Politik dan Kemanusiaan
Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah menjelaskan bahwa posisi partai saat ini tidaklah mudah. Di satu sisi, PDIP memilih untuk berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang, namun di sisi lain, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tetap ingin menjaga komitmen persahabatan dan kemanusiaan dengan Prabowo.
“Di satu sisi, Ibu Mega telah mengambil garis politik untuk menjadi partai politik di luar pemerintahan, yang menjadi penyeimbang demokrasi bagi pemerintahan Presiden, pemerintahan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo. Tetapi di satu sisi, Bu Mega juga tetap ingin menjaga komitmen persahabatannya, komitmen kemanusiaannya kepada Pak Prabowo,” ujar Basarah di Arab Saudi, Minggu (15/2/2026).
Basarah mengutip pernyataan Megawati yang tidak ingin hubungan pertemanannya dengan Prabowo rusak hanya karena politik. “Yang Ibu Mega mengatakan, ‘Beliau adalah sahabat saya sejak dulu, dan hubungan kami tidak ingin rusak hanya karena politik.’ Sehingga kemudian antara hubungan kemanusiaan dan hubungan politik ini, Bu Mega berusaha untuk mencari titik-titik keseimbangan,” imbuhnya.
Fokus pada Masyarakat
Untuk mencari titik keseimbangan tersebut, Megawati mengarahkan PDIP untuk fokus pada aktivitas partai yang berdampak langsung kepada masyarakat. Banyak pengurus PDIP yang turun tangan membantu masyarakat yang sedang terkena musibah.
“Jadi Bu Mega menurunkan tensi politik kegiatan PDI Perjuangan, langsung menyentuh kepada persoalan-persoalan dan permasalahan-permasalahan yang langsung dihadapi oleh masyarakat,” kata Basarah.
Menurut Basarah, aktivitas kemanusiaan PDIP ini secara tidak langsung juga membantu pemerintahan Prabowo dalam menjalankan tugasnya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Menjaga Demokrasi dan Hubungan Baik
Langkah ini, lanjut Basarah, merupakan upaya Megawati dalam menjaga keseimbangan partainya. PDIP berupaya menjaga sistem demokrasi yang sehat, sekaligus merawat relasi yang baik dengan Prabowo Subianto.
“Saya kira itu adalah bentuk keseimbangan yang saat ini tengah diambil oleh Ibu Megawati Soekarnoputri dalam meletakkan posisi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang agar demokrasi kita berjalan sehat. Tetapi di sisi lain, Ibu Mega juga tetap ingin menjaga hubungan baiknya dengan Pak Prabowo Subianto,” tutur dia.
Agenda kunjungan kerja Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, di Uni Emirat Arab dan Arab Saudi berakhir dengan ibadah umrah bersama putra-putrinya, M Prananda Prabowo dan Puan Maharani.






