Pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah dibuka sejak 3 Februari dan akan berlangsung hingga 18 Februari 2026. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi SNPMB di portal.snpmb.id. Bagi calon mahasiswa yang ingin mengetahui daftar program studi (prodi) beserta daya tampungnya, berikut adalah langkah-langkahnya.
Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026
Untuk mengecek informasi daya tampung, calon pendaftar dapat mengunjungi laman https://snpmb.id/snbp/daftar-ptn-snbp. Di sana, pendaftar dapat melihat rincian daya tampung untuk pilihan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Akademik, PTN Vokasi, maupun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (KIN).
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
- Pilih jenis PTN yang dituju.
- Pada bagian ujung kanan, klik opsi ‘Lihat Prodi’.
- Informasi yang akan ditampilkan meliputi:
- Nama PTN, jumlah program studi, alamat situs, serta lokasi PTN.
- Daftar nama program studi, daya tampung tahun 2026, jumlah peminat tahun 2025, dan jenis portofolio yang dibutuhkan.
- Calon mahasiswa juga dapat menelusuri data peminat dari tahun-tahun sebelumnya dengan mengklik nama program studi yang diminati.
Jadwal Pelaksanaan SNBP 2026
Berikut adalah jadwal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan SNBP 2026:
- Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
- Masa sanggah kuota sekolah: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026
- Registrasi akun SNPMB sekolah: 5 Januari – 26 Januari 2026 (sempat diperpanjang hingga 2 Februari 2026)
- Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari – 2 Februari 2026
- Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026
- Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
- Masa unduh kartu peserta SNBP: 3 Februari – 30 April 2026
SNBP 2026 Menggunakan Nilai Tes Kemampuan Akademik
Calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur SNBP 2026 wajib menggunakan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Hal ini ditegaskan dalam siaran pers peluncuran SNPMB 2026.
“Yang baru 2026 siswa mempunyai nilai tes kemampuan akademik yang mana TKA ini penyelenggaranya adalah Kemdikdasmen yang berhubungan langsung dengan sekolah-sekolah,” ujar Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, dalam Konferensi Pers Peluncuran SNPMB Tahun 2026 pada Selasa (16/9/2025) di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Jakarta.
Berbeda dengan SNBP, TKA tidak menjadi syarat dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Jalur SNBT 2026 akan didasarkan pada hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026, ditambah dengan portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga. Setiap peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2026 satu kali.
Siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi jalur SNBP 2026, SNBP 2025, dan SNBP 2024 tidak dapat mengikuti SNBT 2026.





