Berita7 — Semarang – Sebanyak 35 calon taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 telah menjalani tahap pemeriksaan penampilan (rikpil) sebagai bagian akhir dari seleksi tingkat pusat. Dalam tahapan ini, para peserta diuji melalui wawancara singkat dan diminta untuk menunjukkan beragam bakat serta kemampuan mereka di hadapan tim penilai yang terdiri dari pejabat utama Polri, dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.
Proses seleksi yang berlangsung di Lantai 2 Gedung Serba Guna Akpol, Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (24/7/2026) ini memberikan kesempatan bagi para calon taruni untuk menampilkan keunggulan non-akademik mereka. Salah satu calon taruni asal pengiriman Polda Sumatera Barat, yang merupakan lulusan SMA 2 Muhammadiyah Padang, mengungkapkan prestasinya sebagai juara dua olimpiade matematika tingkat provinsi dan juara dua pertandingan bola basket antarsekolah tingkat kota.
Calon taruni lainnya, yang berasal dari Polda Banten, menceritakan latar belakang keluarganya yang sederhana, di mana ayahnya bekerja sebagai buruh pabrik dan ibunya adalah ibu rumah tangga. Siswi lulusan SMA 7 Serang ini juga memaparkan nilai rata-rata rapornya saat lulus SMA adalah 88. Ia mengaku telah mempersiapkan diri selama setahun setelah lulus SMA pada 2025, termasuk mengikuti bimbingan belajar, untuk meraih cita-citanya menjadi perwira polwan.
Pantauan di lokasi menunjukkan beragam bakat ditampilkan oleh para calon taruni, seperti olahraga bela diri, bermain musik, membaca puisi, dan bernyanyi. Kemampuan-kemampuan ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah dalam penilaian mereka.
Secara keseluruhan, proses rikpil calon taruna/taruni Akpol tahun ini diikuti oleh 404 peserta, terdiri dari 365 calon taruna pria dan 35 calon taruni wanita. Berdasarkan jadwal dari Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, tahapan rikpil ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu Jumat (24/7) dan Sabtu (25/7). Pada hari pertama, sebanyak 285 calon taruna dan taruni dari 6 kelompok menjalani rikpil, sementara pada hari kedua giliran 119 calon taruna dari 3 kelompok.
Komjen Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa pemeriksaan penampilan ini bukan sekadar melihat aspek fisik, melainkan sebuah evaluasi menyeluruh. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa hasil seleksi sebelumnya benar-benar mencerminkan kualitas calon perwira Polri yang akan dididik. Turut hadir dan menjadi penilai dalam proses rikpil ini adalah pejabat utama Polri lainnya, termasuk Asisten SDM Kapolri Irjen Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Tomex Korniawan, dan Gubernur Akpol Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga.
Ikuti Berita7
