Berita

Menteri Ara Konsultasi ke KPK Soal Lahan Meikarta untuk Rusun Subsidi

Advertisement

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, mengunjungi gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan pada Rabu (21/1/2026) pagi. Kunjungan ini bertujuan untuk berkonsultasi dengan KPK terkait rencana pemanfaatan lahan proyek Meikarta menjadi rumah susun (rusun) subsidi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Menteri Ara tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.55 WIB. Ia didampingi oleh beberapa pejabat dari Kementerian PKP. Saat tiba, Ara belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media.

“Nanti pas balik ya,” ujar Ara singkat kepada wartawan sebelum memasuki gedung KPK, mengindikasikan bahwa penjelasan akan diberikan setelah pertemuan dengan pihak KPK selesai.

Advertisement

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Menteri Ara dijadwalkan bertemu dengan Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, di salah satu ruang rapat di gedung Merah Putih KPK. Pertemuan ini krusial mengingat status lahan Meikarta yang sebelumnya sempat tersangkut masalah hukum dan kini telah dirampas menjadi milik negara.

Lahan Meikarta menjadi sorotan publik setelah terungkapnya kasus suap terkait perizinan proyek pembangunan kota mandiri tersebut. Kasus ini melibatkan mantan Bupati Bekasi, Neneng Hassanah Yasin, yang terjerat dalam skandal suap untuk memuluskan perizinan proyek yang digagas oleh Lippo Group. KPK berhasil mengungkap praktik haram ini melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Oktober 2018, yang kemudian berujung pada penahanan dan proses hukum terhadap sejumlah pihak terkait.

Advertisement