Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, melakukan kunjungan ke kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Dalam pertemuan tersebut, Megawati berdiskusi dengan Duta Besar Indonesia untuk UEA, Judha Nugraha, mengenai peningkatan pelayanan bagi warga negara Indonesia (WNI) serta isu-isu geopolitik terkini.
Kunjungan dan Diskusi Hangat
Megawati, yang didampingi oleh putranya, Ketua DPP PDIP M Prananda Prabowo, tiba di KBRI Abu Dhabi pada Senin (2/2/2026) sore waktu setempat. Turut hadir pula Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, dan Duta Besar Indonesia untuk Tunisia yang juga Ketua DPP PDIP Bidang Agama (non-aktif), Zuhairi Misrawi. Setibanya di lokasi, Megawati disambut hangat oleh jajaran staf KBRI Abu Dhabi dan menyalami satu per satu pegawai yang hadir.
Selanjutnya, Megawati meninjau ruang pelayanan publik di KBRI Abu Dhabi. Duta Besar Judha Nugraha memberikan penjelasan mendalam mengenai layanan kekonsuleran dan mekanisme penanganan kasus-kasus yang melibatkan WNI. Setelah itu, Megawati menuju Wisma Duta Besar KBRI Abu Dhabi untuk melanjutkan perbincangan yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam dalam suasana yang hangat dan santai.
“Tadi Ibu Megawati menjelaskan dan juga memberikan penekanan mengenai bagaimana kita bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga negara kita di luar negeri, khususnya yang ada di UEA. Bukan hanya penanganan kasus, tapi tentu juga berbagai macam bentuk pelayanan. Mulai dari pelayanan paspor, visa, dan lain sebagainya. Sehingga warga negara kita merasa terlayani dengan baik di UEA ini,” ujar Judha dalam pernyataan pers usai pertemuan di KBRI Abu Dhabi, Senin (2/2/2026).
Penekanan Nasionalisme dan Apresiasi Pelayanan
Judha menjelaskan bahwa Megawati juga menekankan pentingnya menanamkan rasa nasionalisme di kalangan seluruh WNI yang berada di luar negeri sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan di Indonesia. Megawati juga berbagi pengalaman selama masa kepemimpinannya. “Kita belajar banyak dari Ibu Megawati,” kata Judha.
Mengenai pelayanan publik KBRI Abu Dhabi, Judha menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan melalui program zona integritas yang digagas oleh Kementerian PAN-RB. Ia menambahkan, Megawati menyampaikan apresiasi atas upaya peningkatan pelayanan publik yang telah dilakukan oleh KBRI Abu Dhabi.
“Di situ ada berbagai macam sarana prasarana yang perlu dipenuhi, dan alhamdulillah saat ini sudah bisa kita penuhi. Mulai dari antrean, kemudian dari Kid Corner, kemudian berbagai macam ruang pelayanan yang kita ingin memastikan agar warga negara kita nyaman ketika datang ke ruang pelayanan publik KBRI Abu Dhabi. Dan Ibu Megawati tadi menyampaikan apresiasi dan terus mengingatkan kita untuk meningkatkan kualitas layanan publik yang diberikan oleh KBRI,” imbuh Judha.
Pandangan Mengenai Isu Geopolitik
Dalam sesi perbincangan, Duta Besar Judha Nugraha juga memberikan informasi terkini mengenai perkembangan isu geopolitik. Megawati turut memberikan pandangannya terkait dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.
“Secara singkat kita juga menyampaikan update mengenai situasi geopolitik yang ada di Timur Tengah dan juga tadi Ibu juga menyampaikan berbagai macam pandangan. Termasuk juga tentunya bagaimana kita bisa melihat suasana dan situasi geopolitik kita di Timur Tengah ini dan bagaimana kita juga tetap bisa fokus meningkatkan kerja sama yang baik. Baik secara khusus di UEA, namun juga secara kawasan Timur Tengah,” jelas Judha.






