Berita

Masjid Negara IKN Siap Difungsikan untuk Salat Tarawih dan Idul Fitri 2026

Advertisement

Kaltim – Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, dipastikan siap difungsikan pada Ramadan 1447 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 2026. Direktur Pelayanan Dasar Otorita IKN (OIKN), Suwito, menyatakan bahwa infrastruktur peribadatan masjid tersebut telah rampung dibangun.

“Fasilitas peribadatan melengkapi infrastruktur dasar lainnya di IKN, salah satunya Masjid Negara,” ujar Suwito kepada wartawan di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kamis (12/2/2026), seperti dilansir Antara.

Masjid Negara IKN yang dirancang dengan standar internasional ini diproyeksikan siap menjadi pusat kegiatan ibadah dan interaksi sosial bagi umat Islam mulai Ramadan 1447 Hijriah. Suwito menambahkan, mulai puasa tahun 2026, masjid ini sudah dapat digunakan untuk salat fardu lima waktu, salat Jumat, hingga kajian khusus yang ditujukan bagi berbagai segmen penghuni IKN.

Pembangunan masjid megah ini berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 61.596 meter persegi. Kapasitasnya mampu menampung lebih dari 60 ribu orang dan dilengkapi dengan kolam retensi. Desainnya memadukan unsur modern dan spiritual, menampilkan kubah menyerupai sorban dan menara setinggi 99 meter yang merepresentasikan Asmaul Husna. Hingga kini, progres pembangunannya telah mencapai sekitar 98,4 persen.

“Salat Tarawih dan salat Idul Fitri pada tahun ini juga sudah bisa dilaksanakan di Masjid Negara IKN,” jelas Suwito.

Advertisement

Lebih lanjut, Masjid Negara IKN juga akan dilengkapi dengan perpustakaan digital, ruang pertemuan, dan area komersial yang diperuntukkan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Fasilitas ini diharapkan menjadikan masjid tersebut sebagai pusat peradaban.

Sejumlah kegiatan Ramadan 2026 telah disiapkan untuk dilaksanakan di Masjid Negara IKN, meliputi Bazar Ramadhan, acara berbuka puasa bersama, serta pusat jajanan takjil atau makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Rangkaian kegiatan lainnya termasuk kajian subuh, kultum tarawih, pengajian khusus Gen-Z dan ibu-ibu, serta peringatan Nuzulul Quran.

Suwito juga menginformasikan bahwa kegiatan Ramadan juga akan diselenggarakan di 12 masjid dan 37 mushala yang tersebar di kawasan perkantoran, Hunian Pekerja Konstruksi (HPK), hingga rumah susun di kawasan IKN.

Advertisement