TASIKMALAYA, JABAR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menyebabkan bencana tanah longsor di Kampung Daleum, Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (22/2/2026) sore ini mengakibatkan terputusnya akses jalan utama yang menghubungkan dua kecamatan.
Akses Warga Terputus Total
Longsor terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi, membuat lahan pertanian berupa kebun dan sawah di tebing setinggi kurang lebih 30 meter dengan lebar 50 meter itu ambruk. Material longsoran menimpa dan menutup total jalan penghubung antara Kecamatan Sukarame dan Kecamatan Tanjungjaya.
Kapolsek Sukarame, Iptu Mulyadi, menjelaskan bahwa longsor tersebut berdampak langsung pada aktivitas warga di dua desa. “Akses jalan penghubung Dua Kecamatan, yaitu Desa Sukamenak, Kecamatan Sukarame dan Desa Ciloloha, Kecamatan Tanjungjaya,” ujar Iptu Mulyadi kepada wartawan, Minggu petang.
Akibatnya, masyarakat terpaksa harus menempuh jalur memutar yang lebih jauh melalui Desa Wargakerta untuk dapat saling terhubung antarwilayah.
Upaya Evakuasi Material Longsor
Menanggapi kondisi darurat ini, petugas gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Forum Koordinasi Tagana, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), bersama dengan masyarakat sekitar, segera bergerak melakukan upaya evakuasi material longsoran. Mereka bekerja keras untuk membersihkan puing-puing dan membuka kembali akses jalan yang vital bagi mobilitas warga.
“Jadi ada jalan lain untuk akses warga ini,” tambah Iptu Mulyadi, merujuk pada jalur alternatif yang kini menjadi satu-satunya pilihan bagi masyarakat.





