Sepakbola

Leicester City Dihukum Pengurangan 6 Poin Akibat Pelanggaran Aturan Keuangan

Advertisement

Leicester City harus menelan pil pahit setelah dijatuhi hukuman pengurangan enam poin oleh otoritas English Football League (EFL) menyusul pelanggaran aturan Profit and Sustainability (PSR). Hukuman ini membuat posisi klub berjuluk The Foxes tersebut merosot ke dasar klasemen Divisi Championship.

Pelanggaran Aturan Keuangan Beruntun

Kasus ini bermula dari dakwaan Premier League terhadap Leicester City yang terbukti melanggar aturan PSR selama tiga tahun berturut-turut hingga musim 2023-24. Aturan PSR sendiri menetapkan bahwa klub Premier League tidak boleh mengalami kerugian lebih dari 105 juta paun selama tiga tahun, dengan pengurangan 22 juta paun untuk setiap musim di luar tim Premier League.

Dalam laporan keuangan per 30 Juni 2024, Leicester mencatat kerugian sebesar 19,4 juta paun. Angka ini membengkak signifikan pada musim 2022-23 dengan kerugian mencapai 89,7 juta paun. Puncaknya, pada musim 2021-22, klub mencatatkan rekor kerugian sebesar 92,5 juta paun. Angka-angka tersebut belum termasuk biaya tambahan untuk pembangunan infrastruktur dan investasi di sepak bola wanita, yang merupakan pengeluaran wajib bagi klub Premier League dan EFL.

Dampak Hukuman Terhadap Klasemen

Pelanggaran berat ini berujung pada sanksi pengurangan enam poin dari EFL. Akibatnya, Leicester City kini harus turun ke posisi ke-20 klasemen Divisi Championship dengan total 32 poin. Sebelumnya, mereka menempati posisi ke-17 dengan 38 poin. Dengan raihan poin tersebut, Leicester hanya unggul selisih gol atas Portsmouth yang berada di posisi ke-21, batas akhir zona degradasi.

Advertisement

Musim yang Semakin Suram

Hukuman ini menambah suram perjalanan Leicester City di musim ini. Klub yang terdegradasi dari Premier League musim lalu tersebut juga tengah berjuang mencari manajer permanen setelah memecat Marti Cifuentes pada Januari lalu. Performa di lapangan pun tidak memuaskan, dengan Leicester hanya mampu meraih empat laga tanpa kemenangan di Championship.

Menanggapi hukuman tersebut, juara Liga Inggris 2015/2016 ini menyatakan kekecewaannya. “Leicester City kecewa sekali setelah mendengar keputusan komisi independen dan klub akan berpikir masak-masak sebelum mengambil keputusan selanjutnya,” ujar pernyataan resmi klub.

(mrp/aff)

Advertisement