Berita

Kursi Wapres 2029: Ujian Soliditas Koalisi Pendukung Prabowo

Advertisement

Dukungan dini terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan kekuasaannya di Pilpres 2029 masih menjadi topik hangat. Namun, kesepakatan untuk mendukung Prabowo dua periode tidak serta-merta berarti Gibran Rakabuming Raka akan kembali mendampinginya. Partai Amanat Nasional (PAN), salah satu pendukung kuat Prabowo, secara gamblang menyatakan bahwa dukungan mereka pada 2029 belum tentu untuk Gibran.

PAN Buka Peluang Usung Kader Sendiri

Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, memastikan partainya akan kembali mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Ia mengutip pernyataan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang menegaskan bahwa PAN tidak terikat pada figur wakil presiden tertentu. “Saya kira Pak Zulkifli Hasan, ketua umum saya, pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang. Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo tiga kali dalam tiga pilpres,” ujar Eddy kepada wartawan di DPR RI, Jakarta, Kamis (5/2).

Eddy menambahkan, perubahan aturan ambang batas pencalonan presiden memberikan kesempatan bagi partai politik untuk mendorong kadernya. Ia secara pribadi mendukung Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, untuk mendampingi Prabowo. “Gini, bagi saya, bagi saya, saya adalah partai politik dan apalagi partai politik itu sekarang memiliki kesempatan untuk bisa mengajukan kader-kadernya dengan tidak ada presidential threshold, tentu saya mendukung Pak Zulhas. Kalau ditanyakan hari ini, saya dukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029, tentu,” tuturnya.

PKB Harapkan Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres

Sikap serupa datang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang juga merupakan bagian dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. PKB menyatakan dukungan terhadap Prabowo untuk maju kembali di Pilpres 2029, namun tidak secara otomatis mengusung Gibran. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Bali, Ahmad Iman Sukri, mengungkapkan harapan partainya agar Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dapat menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo di periode kedua. “Soal wakil presiden terserah Pak Prabowo, tapi kalau ditanya kepada PKB siapa, ya kami berharap bisa cawapresnya ketum kami Gus Muhaimin,” ujar Iman, dikutip dari detikBali, Sabtu (7/2/2026).

Posisi Prabowo Menguat, Gibran Perlu Strategi Baru?

Pengamat Politik sekaligus Direktur Utama Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, mengakui peran Gibran sebagai representasi Jokowi sangat besar dalam kemenangan Prabowo di Pilpres 2024. Namun, menurutnya, situasi kini berbeda. Prabowo kini berada di posisi yang kuat, didukung oleh kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya. “Kalau tanpa Jokowi, mungkin Prabowo tidak akan menang di 2024. Tapi sekarang situasinya berbeda. Prabowo kuat sekali sekarang. Bahkan dia berhasil merangkul semua lawan politiknya kan,” ujar Hendri dalam program detikSore, Senin (9/2/2026).

Advertisement

Hendri menambahkan, “Saat ini Pak Prabowo kuat sekali. Dicintai rakyat, disukai rakyat program-programnya.” Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai langkah Gibran selanjutnya, apakah ia perlu mencari kendaraan politik sendiri, dan potensi gesekan di dalam koalisi pendukung Prabowo terkait pencalonan wakil presiden.

Berita Daerah dan Analisis Ekonomi

Selain isu politik nasional, detikSore juga akan membahas berita daerah mengenai kemarahan wali murid SD Jelbuk 02 Jember, Jawa Timur. Seorang guru dilaporkan menelanjangi puluhan siswa karena kehilangan uang Rp 75 ribu. Kasus ini berawal dari hilangnya uang guru tersebut, yang sebelumnya juga mengaku kehilangan Rp 200 ribu. Setelah menggeledah tas siswa tanpa hasil, guru tersebut melakukan tindakan kekerasan.

Program detikSore juga akan menghadirkan Nicholas Hilman, praktisi keuangan dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, untuk membahas perbedaan pasar global dan Indonesia, kondisi ekonomi terkini, serta volatilitas pasar domestik. Diskusi akan mencakup kesesuaian strategi investasi global di Indonesia dan cara membaca arah ekonomi global.

Ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom disiarkan secara langsung (live streaming) setiap Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Analisis pergerakan pasar saham jelang penutupan IHSG juga akan dibahas di awal acara. Pemirsa dapat menyampaikan komentar melalui live chat.

Advertisement