Berita

Komplotan Spesialis Rumah Kosong di Bogor Dibekuk, Tiga Pelaku Ditahan

Advertisement

Tim Kepolisian Sektor Parung, Bogor, Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus pencurian rumah kosong yang meresahkan warga. Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan korban yang kehilangan harta benda pada malam Natal tahun lalu.

Tiga dari Empat Tersangka Ditahan

Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi empat orang yang diduga terlibat dalam komplotan ini. Keempatnya adalah DP (25), US (22), R (37), dan FJ (25). Saat ini, tiga dari empat tersangka telah diamankan dan menjalani proses hukum.

“Ketiganya ditahan atas perkara yang berbeda,” ujar Maman kepada wartawan pada Sabtu (14/2/2026).

Spesialis Rumah Kosong Beraksi Malam Hari

Maman menjelaskan bahwa komplotan ini dikenal sebagai spesialis rumah kosong. Modus operandi mereka adalah memanjat pagar dan mencongkel pintu rumah yang sedang tidak berpenghuni. Pengungkapan kasus ini sendiri dilakukan pada Jumat (13/2) malam.

Peristiwa pencurian yang dilaporkan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 malam. Saat itu, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat untuk menunaikan ibadah. “Setibanya di rumah sekitar pukul 21.00 WIB, korban mendapati kamar dalam keadaan berantakan dan sejumlah harta benda telah raib,” tutur Maman.

Advertisement

Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah

Dalam aksinya, para pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp 25 juta. Selain itu, barang berharga lainnya yang turut digasak meliputi ponsel, dua buah celengan, dan bahkan makanan. “Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian total mencapai Rp 30 juta,” ungkapnya.

Para pelaku menjalankan aksinya dengan pembagian peran yang jelas. Dua orang bertugas masuk ke dalam rumah untuk mengambil barang, sementara dua lainnya berjaga di luar untuk memantau situasi keamanan.

Barang Bukti Diamankan

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut meliputi satu buah obeng minus berukuran 30 cm yang diduga digunakan untuk merusak pintu, satu dus telepon genggam, rumah kunci yang rusak, serta beberapa keping uang koin milik korban.

Advertisement