Berita

Kisah Pilu Balita Surabaya: Dianiaya Paman-Bibi, Diberi Makan Kucing hingga Disumpal

Advertisement

Surabaya – Kasus kekerasan terhadap anak kembali mencuat di Surabaya, Jawa Timur. Seorang balita berinisial KRN (4) tidak hanya mengalami penganiayaan fisik dari paman dan bibinya, Ufa Fahrul Agusti (30) dan Sellyna Adika Wahyuni (26), tetapi juga kerap diberi makanan kucing.

Perlakuan mengerikan ini terungkap ketika Dandi, ayah kandung KRN, mengambil barang-barang milik putrinya di kamar kos pelaku. Saat berada di lokasi, Dandi mendapatkan aduan dari tetangga kos mengenai perlakuan terhadap KRN.

“Pas saya tanya anak saya, dia (KRN) mengatakan iya (diberi makanan kucing). Katanya malah sering makan bareng kucing peliharaannya adik saya,” ujar Dandi, Senin (23/2/2026), menirukan pengakuan KRN.

Dandi menambahkan, KRN juga bercerita bahwa suatu ketika ia pernah meminta makan kepada Sellyna karena lapar, namun tidak dipenuhi. Lebih parah lagi, KRN disuruh memakan pasir di tempat kotoran kucing oleh bibinya.

Advertisement

“Sampai anak saya itu makan pasir kotoran kucing. Saya nggak menyangka adik saya itu kayak iblis,” ungkap Dandi dengan nada pilu.

Tak hanya kelaparan dan diberi makanan yang tidak layak, KRN juga mengalami kekerasan fisik. Tangannya pernah diikat dengan posisi terangkat selama empat hari sebelum akhirnya ditolong oleh warga. Ketika menangis, mulut KRN disumpal kain agar tangisannya tidak terdengar oleh tetangga.

Advertisement