Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menginstruksikan jajarannya untuk segera memverifikasi keberadaan Rumah Radio Bung Tomo yang sempat menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Keberadaan situs bersejarah yang digunakan oleh Sutomo atau Bung Tomo saat pertempuran 10 November itu kini tidak diketahui.
Verifikasi Keberadaan Rumah Radio
Khofifah mengatakan, ia telah meminta Dinas Pariwisata Jawa Timur untuk memastikan lokasi pasti Rumah Radio Bung Tomo. “Iya, jadi ya saya juga minta kepada Dinas Pariwisata coba pastikan. Saya kan beberapa kali datang di RRI. Nah RRI merasa di situlah dulu Bung Tomo,” ujar Khofifah kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Ia menekankan pentingnya verifikasi lebih lanjut untuk menemukan keberadaan situs tersebut. “Jadi saya rasa perlu verifikasi. Jadi di RRI selalu menyampaikan bahwa ini adalah cagar budaya, ini juga Bung Tomo di sini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Khofifah menambahkan, arahan dari Presiden Prabowo akan segera ditindaklanjuti secara detail oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Tetapi bahwa Dinas Budpar Jawa Timur saya juga minta verifikasi yang bener yang di mana. Kira-kira apa yang menjadi arahan Bapak Presiden kita akan tindak lanjuti secara lebih detail ya,” jelasnya.
Sorotan Presiden Prabowo
Rumah Radio Bung Tomo menjadi sorotan Presiden Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (2/2/2026). Pertanyaan Prabowo ini merupakan bentuk keprihatinan atas minimnya perhatian terhadap situs-situs bersejarah di Indonesia.
Bangunan di Jalan Mawar Nomor 10 Surabaya itu merupakan lokasi pidato legendaris Bung Tomo yang membakar semangat perjuangan arek-arek Surabaya melawan penjajah. Meskipun berstatus sebagai cagar budaya berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 188.45/004/402.1.04/1998, bangunan bersejarah tersebut justru telah dihancurkan.
“Saya mau tanya, di mana stasiun RRI yang digunakan Bung Tomo pada pertempuran 10 November? Apakah masih ada? Di mana situs-situs Majapahit? Saya dengar ada beberapa sudah menjadi pabrik,” ujar Prabowo kala itu.
Prabowo mengingatkan pentingnya menghargai perjuangan para pendahulu bangsa yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan Indonesia.






