Keputusan wasit dan Video Assistant Referee (VAR) dalam pertandingan antara Everton melawan Arsenal pada 20 Desember lalu di Hill Dickinson Stadium menuai sorotan. Panel Kejadian Penting di Liga Inggris (Premier League’s Key Match Insidents Panel/KMI) menilai adanya kesalahan fatal yang menguntungkan Arsenal, yang akhirnya memenangkan laga dengan skor 1-0.
Kesalahan Penilaian Wasit dan VAR
Menurut laporan BBC, KMI mengungkapkan bahwa Everton seharusnya mendapatkan hadiah penalti. Momen krusial tersebut terjadi menjelang menit ke-60 ketika pemain Everton, Thierno Barry, berduel dengan bek Arsenal, William Saliba. Baik wasit utama, Sam Barrott, maupun wasit VAR, Michael Salisbury, sama-sama tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran.
Pihak Premier League sempat mempertegas bahwa benturan dalam duel tersebut dianggap terlalu ringan untuk diberikan penalti. Namun, dua pekan setelah pertandingan, KMI memberikan penilaian yang berbeda.
Hasil Voting KMI yang Memecah Belah
Dalam voting internalnya, KMI memberikan hasil 3-2 yang menyatakan bahwa William Saliba melakukan tindakan ceroboh dengan menendang Thierno Barry tanpa menyentuh bola. Tiga anggota panel menilai keputusan wasit untuk tidak memberikan penalti adalah sebuah kesalahan. Sementara itu, dua anggota panel lainnya berpendapat bahwa benturan tersebut tidak cukup keras untuk diganjar penalti.
Hasil voting serupa, 3-2, juga diberikan untuk penilaian bahwa wasit VAR melakukan kesalahan karena tidak meminta wasit utama untuk meninjau monitor di pinggir lapangan (on-field review) terkait insiden benturan antara Barry dan Saliba.
Komposisi Panel KMI dan Dampak Hasil Laga
Panel KMI sendiri terdiri dari lima anggota. Komposisinya mencakup tiga mantan pemain atau pelatih, serta masing-masing satu perwakilan dari Premier League dan Professional Game Match Officials Limited (PGMOL).
Meskipun keputusan wasit dan VAR dinyatakan salah oleh KMI, hasil akhir pertandingan Everton melawan Arsenal tetap tidak berubah. Kemenangan ini memberikan keuntungan signifikan bagi Arsenal, yang kini kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan 45 poin, unggul lima angka dari Manchester City di posisi kedua.






