Jakarta – Kemacetan yang sempat melanda kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (9/1/2026) sore dilaporkan telah terurai. Situasi lalu lintas dilaporkan kembali lancar pada malam hari.
Situasi Lalu Lintas Kondusif
Kabag Opsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados menyatakan bahwa kepadatan arus lalu lintas di sekitar arteri keluaran dari exit Tol Kebon Bawang hingga Semper tidak lagi terjadi. “Situasi sudah kondusif, walaupun ramai namun lancar,” ujarnya dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).
Robby menjelaskan, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, dan Satlantas Jakarta Utara, bersama dengan pihak Pelindo, telah bekerja sama untuk mengantisipasi kemacetan. Pihaknya terus berkoordinasi dengan Pelindo untuk memonitor lalu lintas, khususnya pergerakan truk kontainer yang keluar-masuk kawasan pelabuhan.
“Kami kerja sama dari Ditlantas bekerja sama dengan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan pihak Pelindo terus melakukan monitoring dan upaya, apabila terjadi kepadatan segera dilakukan langkah cepat untuk mengatasi kemacetan tersebut,” jelasnya.
Kondisi Lalu Lintas Terkini
Pantauan pada pukul 20.02 WIB menunjukkan arus lalu lintas dari perempatan Pos 9 menuju timur terpantau ramai lancar. Demikian pula, arus lalu lintas dari flyover JTC 1 mengarah ke Cakung-Cilincing dan sebaliknya juga terpantau ramai lancar. Kondisi serupa terlihat di depan Bogasari dan dari Tol Koja Timur, di mana lalu lintas berjalan lancar di kedua arah.
Penyebab Kemacetan Sebelumnya
Sebelumnya, kemacetan dilaporkan terjadi di exit Tol Semper, Jakarta Utara, pada petang hari. Kemacetan ini disebabkan oleh penumpukan truk kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok. Kondisi serupa juga sempat terjadi pada Kamis (8/1/2026) malam.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengungkapkan bahwa kemacetan di kawasan Tanjung Priok terjadi akibat peningkatan volume aktivitas truk kontainer yang keluar-masuk Pelabuhan Tanjung Priok. “Semalam itu di Cakung-Cilincing itu sebetulnya hanya peningkatan volume kendaraan saja, tapi memang didapati juga—terutama di Bapek—ada beberapa kendaraan yang bermasalah, jadi crowded,” ujar Komarudin saat dihubungi, Jumat (9/1) pagi.
Komarudin menambahkan bahwa hari Rabu, Kamis, dan Jumat merupakan jadwal rutin keluar-masuk kapal ekspor dan impor di Pelabuhan Tanjung Priok. Peningkatan volume kendaraan truk kontainer di ruas jalan arteri, terutama yang menuju kawasan pelabuhan, menjadi hal yang lumrah terjadi selama tiga hari tersebut. “Rutinitas hari Rabu, Kamis, dan Jumat itu memang jadwalnya ekspor impor, jadi volume kendaraan besar keluar-masuk pelabuhan meningkat, karena jadwal kapal sandar di tiga hari itu,” jelasnya.






