Tangerang – Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan antara truk trailer dengan Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta di perlintasan sebidang Stasiun Poris, Batuceper, Kota Tangerang, pada Jumat (20/2/2026) pagi. Saat ini, proses evakuasi terhadap kedua kendaraan masih berlangsung.
Proses Evakuasi dan Penyelidikan
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Sampai saat ini korban jiwa nihil, hanya kerugian materi dan saat ini kita masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Jauhari kepada wartawan.
Posisi truk trailer yang melintang di jalur kereta api menjadi kendala utama dalam proses evakuasi. “Ini kan lintasan listriknya kereta, berikut juga dengan mobil bodi kontainer itu kan sekarang posisinya menghalangi rel kereta. Nah sehingga saat ini dievakuasi untuk disingkirkan supaya rel kereta ini kembali normal,” jelasnya.
Rekayasa Lalu Lintas
Akibat kecelakaan ini, lalu lintas di sekitar Stasiun Poris mengalami kemacetan parah. Polres Metro Tangerang Kota telah menerapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan. Berikut rute pengalihan arus:
- Dari Jakarta (Jl. Daan Mogot) menuju Cipondoh dialihkan di Pertigaan Ampera, diarahkan melalui Jl. Jenderal Sudirman menuju Jl. KH Hasyim Ashari.
- Dari Cipondoh (Jl. KH Hasyim Ashari) menuju Daan Mogot dialihkan melalui Jl. Benteng Betawi menuju Jl. Jenderal Sudirman.
- Dari Jl. Benteng Betawi menuju Jakarta dialihkan melalui Jl. KH Hasyim Ashari – TL Gondrong – Jl. H. Mansyur – Jl. KH Ahmad Dahlan.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.05 WIB. Menurut Kombes Raden Muhammad Jauhari, truk trailer tersebut melaju dari arah Cipondoh menuju Daan Mogot. “Saat lintasan kereta api bergerak, mobil masuk ke rel kereta api yang mana kepala truk sudah melalui rel kereta, namun masih tertinggal badan atau body kontainer,” kata Jauhari.
Insiden ini menyebabkan truk trailer terseret sejauh kurang lebih 100 meter dari titik awal di perlintasan. “Terseret kurang lebih 100 meter dari lintasan kereta api,” imbuhnya.





