— Memasuki musim kemarau, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor mencatat 34 kejadian kebakaran terjadi di wilayahnya pada periode Juni hingga awal Juli 2026. Data itu disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, pada Senin (13/7/2026).

Dari total 34 peristiwa kebakaran tersebut, 12 dilaporkan merupakan kebakaran lahan, kebun, pembuangan sampah, dan insiden sejenis. Yudi menyatakan sebagian penyebab kebakaran tersebut adalah kelalaian manusia.

“Musim kemarau ini Juni hingga Juli sudah terjadi 34 kali kebakaran di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Yudi Santosa.

Yudi menjelaskan rincian penyebab termasuk praktik pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok yang sembarangan. Ia meminta warga menghentikan kebiasaan yang dapat memicu kebakaran lahan.

“Di mana 12 di antaranya adalah kebakaran lahan, kebun, pembuangan sampah dan sejenisnya. Sudah barang tentu ini terjadi salah satunya diakibatkan oleh kelalaian manusia,” jelasnya.

Selain imbauan untuk tidak membakar sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, Yudi mengingatkan pentingnya kewaspadaan di tengah cuaca panas yang memudahkan timbulnya api.

“Oleh sebab itu kami mohon dengan sangat, tidak bakar sampah, tidak membuang puntung rokok sembarangan, jangan tinggalkan penyebab munculnya api di sekitar kita,” bebernya.

Yudi juga mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan menjaga lingkungan agar risiko kebakaran dapat diminimalkan.

“Karena dengan panas yang terik saat ini akan menjadi mudah timbulnya api. Mari semua masyarakat untuk peduli dengan diri sendiri dan lingkungannya, kita saling mengingatkan,” pungkasnya.