Kiper Barcelona, Joan Garcia, tampil gemilang dalam Derby Catalan melawan Espanyol di RCDE Stadium, Minggu (4/1/2026). Garcia menjadi pahlawan kemenangan 2-0 timnya atas Espanyol, yang membuatnya semakin kokoh di puncak klasemen La Liga.
Garcia Pahlawan di Bawah Teror Suporter
Barcelona berhasil meraih tiga poin penting berkat dua gol dari Dani Olmo dan Robert Lewandowski. Namun, sorotan utama laga ini tertuju pada penampilan luar biasa Joan Garcia di bawah mistar gawang Barcelona. Garcia melakukan delapan penyelamatan krusial, menggagalkan semua delapan tembakan on target Espanyol yang lebih banyak mengancam gawangnya.
Penampilan Garcia semakin istimewa karena ia harus menghadapi teror dari para pendukung Espanyol. Kepindahannya dari Espanyol ke Barcelona pada musim panas lalu membuatnya dicap sebagai pengkhianat oleh sebagian fans tuan rumah. Spanduk hujatan menghiasi tribune RCDE Stadium, namun Garcia menunjukkan mental baja dan tidak terpengaruh oleh tekanan tersebut.
Flick Puji Garcia Setinggi Langit
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak bisa menyembunyikan rasa terima kasihnya kepada Garcia. Ia menilai kiper berusia 24 tahun itu sebagai salah satu kiper terbaik di dunia saat ini.
“Hal pertama yang harus saya lakukan adalah berterima kasih kepada Joan Garcia,” kata Flick dikutip dari BeinSports. “Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia. Kami menderita, tetapi kami meraih tiga poin dan itulah pesan yang kami kirimkan ke LaLiga.”
Kemenangan ini membuat Barcelona semakin nyaman di puncak klasemen dengan 49 poin, unggul tujuh poin dari Real Madrid di posisi kedua.






